Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank
blank

Furious 7 2015

This content is restricted!

Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.

Sinopsis Furious 7 (2015)

Furious 7 adalah film aksi Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 2015, disutradarai oleh James Wan dan ditulis oleh Chris Morgan. Film ini merupakan installment ketujuh dalam franchise The Fast and the Furious. Dikenal dengan aksi spektakuler, drama keluarga, dan penghormatan emosional kepada mendiang Paul Walker, film ini menggabungkan elemen balas dendam, teknologi tinggi, dan ikatan keluarga yang kuat. Berikut adalah sinopsis terlengkap dari Furious 7:

Latar Belakang Cerita

Setelah peristiwa di Fast & Furious 6 (2013), di mana Dominic Toretto (Vin Diesel) dan krunya berhasil menggagalkan rencana Owen Shaw, tim ini kembali ke Amerika Serikat untuk menjalani kehidupan normal berkat amnesti yang mereka terima. Namun, kedamaian mereka terganggu ketika Deckard Shaw (Jason Statham), kakak Owen Shaw yang merupakan mantan anggota pasukan khusus Inggris, muncul untuk membalas dendam atas kekalahan adiknya. Film ini dibuka dengan Deckard mengunjungi adiknya yang koma di rumah sakit, bersumpah untuk menghabisi tim Dom.

Awal Konflik

Deckard Shaw memulai aksi balas dendamnya dengan menyerang dan membunuh Han Lue (Sung Kang) di Tokyo, sebagaimana diperlihatkan dalam adegan pasca-kredit Fast & Furious: Tokyo Drift. Ia juga menyerang kantor DSS di Los Angeles, menargetkan Luke Hobbs (Dwayne Johnson), yang berhasil selamat namun terluka parah. Hobbs, dari ranjang rumah sakit, memperingatkan Dom tentang bahaya Deckard. Sementara itu, Dom dan timnya—termasuk Brian O’Conner (Paul Walker), Letty Ortiz (Michelle Rodriguez), Tej Parker (Ludacris), dan Roman Pearce (Tyrese Gibson)—berduka atas kematian Han dan menyadari bahwa mereka menjadi target pembunuh bayaran yang sangat terlatih.

Di tengah ancaman ini, Dom menerima paket misterius dari Tokyo yang ternyata adalah bom, yang meledak dan menghancurkan rumah keluarga Toretto. Insiden ini memaksa Dom untuk bertindak cepat demi melindungi keluarganya, termasuk adiknya Mia (Jordana Brewster) dan keponakannya Jack.

Misi Baru dan Teknologi God’s Eye

Dom bertemu dengan Mr. Nobody (Kurt Russell), pemimpin organisasi rahasia pemerintah yang menawarkan bantuan untuk melacak Deckard Shaw. Mr. Nobody mengungkapkan bahwa seorang hacker bernama Ramsey (Nathalie Emmanuel) telah menciptakan perangkat canggih bernama God’s Eye, yang mampu melacak siapa pun di dunia secara real-time melalui kamera dan data digital. Namun, Ramsey telah diculik oleh teroris bernama Mose Jakande (Djimon Hounsou), yang ingin menguasai God’s Eye untuk kepentingan jahatnya.

Mr. Nobody menawarkan kesepakatan: jika Dom dan timnya berhasil menyelamatkan Ramsey dan mengambil God’s Eye, mereka dapat menggunakannya untuk menemukan Deckard Shaw. Dom setuju, dan timnya memulai misi berbahaya untuk menyelamatkan Ramsey dari konvoi bersenjata Jakande di pegunungan Kaukasus.

Aksi di Abu Dhabi

Setelah berhasil menyelamatkan Ramsey, tim mengetahui bahwa God’s Eye telah dijual ke seorang pangeran kaya di Abu Dhabi. Mereka menyusup ke pesta mewah di menara Etihad, di mana perangkat itu disimpan dalam brankas di dalam mobil Lykan HyperSport. Dalam salah satu adegan paling ikonik film ini, Dom dan Brian mengendarai mobil tersebut melompat antar gedung pencakar langit untuk mengambil God’s Eye. Meskipun misi ini berhasil, mereka segera menyadari bahwa Jakande dan pasukannya masih mengejar Ramsey dan perangkat tersebut.

Pertarungan Klimaks di Los Angeles

Dengan God’s Eye di tangan, tim melacak Deckard Shaw ke Los Angeles. Namun, Jakande dan pasukannya juga tiba, menciptakan kekacauan di kota. Pertarungan klimaks film ini melibatkan tiga pihak: tim Dom, Deckard Shaw, dan pasukan Jakande. Dom dan krunya menggunakan taktik jalanan, mobil-mobil cepat, dan kerja sama tim untuk menghadapi ancaman ganda. Sementara itu, Ramsey berusaha menjaga God’s Eye agar tidak jatuh ke tangan Jakande.

Dalam pertarungan puncak, Dom menghadapi Deckard Shaw secara langsung di atas gedung parkir, sementara Brian, Letty, Tej, dan Roman berjuang melawan pasukan Jakande, yang menggunakan drone bersenjata dan helikopter. Hobbs, yang pulih dari cederanya, bergabung dalam pertempuran, memberikan bantuan krusial dengan kekuatan fisiknya. Klimaks ini diakhiri dengan Dom menghancurkan helikopter Jakande, sementara Deckard ditangkap dan diserahkan ke fasilitas penahanan rahasia.

Penutup dan Penghormatan kepada Paul Walker

Setelah pertempuran selesai, tim Dom kembali menikmati kedamaian sementara. Di pantai, mereka merenungkan perjalanan mereka bersama. Brian, yang kini menjadi ayah dan suami, memutuskan untuk fokus pada keluarganya. Adegan penutup film ini adalah penghormatan emosional kepada Paul Walker, yang meninggal dunia selama produksi film akibat kecelakaan mobil. Dom mengenang perjalanan mereka bersama Brian, dengan montase kilas balik dari film-film sebelumnya dalam franchise ini.

Film diakhiri dengan Dom mengemudi bersama Brian di jalan yang bercabang, melambangkan perpisahan mereka. Narasi Dom menegaskan bahwa Brian akan selalu menjadi bagian dari keluarga mereka, diiringi lagu See You Again oleh Wiz Khalifa dan Charlie Puth, yang menjadi lagu tema ikonik film ini.

Tema dan Nilai

Furious 7 menonjolkan tema keluarga, loyalitas, dan pengampunan, yang menjadi inti dari franchise The Fast and the Furious. Film ini juga mengeksplorasi konsekuensi dari tindakan masa lalu dan kekuatan untuk melindungi orang-orang terkasih. Aksi spektakuler, seperti lompatan mobil antar gedung dan pengejaran di pegunungan, dipadukan dengan momen emosional yang mendalam, terutama dalam penghormatan kepada Paul Walker.

Catatan Produksi

Produksi Furious 7 dihadapkan pada tantangan besar setelah kematian Paul Walker pada November 2013. Tim produksi menggunakan kombinasi rekaman yang sudah diambil, pengganda tubuh (termasuk saudara Paul, Cody dan Caleb Walker), dan teknologi CGI untuk menyelesaikan adegan Brian O’Conner. Hasilnya adalah penghormatan yang menyentuh hati yang diterima dengan baik oleh penggemar dan kritikus.

Kesimpulan

Furious 7 adalah perpaduan sempurna antara aksi beroktan tinggi, drama keluarga, dan momen emosional yang mengharukan. Film ini tidak hanya melanjutkan warisan franchise The Fast and the Furious, tetapi juga menjadi penghormatan abadi untuk Paul Walker. Dengan alur cerita yang mendebarkan, karakter yang kuat, dan nilai-nilai keluarga yang universal, Furious 7 tetap menjadi salah satu film paling berkesan dalam seri ini.

Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank