Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank
blank

#FriendButMarried 2

Sinopsis Panjang #FriendButMarried 2 (Teman Tapi Menikah 2)
Film #FriendButMarried 2 (2020), disutradarai oleh Rako Prijanto dan dibintangi Adipati Dolken sebagai Ditto serta Mawar de Jongh sebagai Ayudia (Ayu), merupakan sekuel dari film romansa populer sebelumnya yang terinspirasi kisah nyata Ayudia Bing Slamet dan Ditto. Cerita berlanjut setelah Ayu dan Ditto resmi menikah, melanjutkan perjalanan mereka dari sahabat karib yang akhirnya menjadi pasangan suami istri.Belum lama menikmati fase bulan madu dan kehidupan sebagai pasangan baru, Ayu tiba-tiba hamil. Kehamilan yang datang lebih cepat dari perkiraan ini langsung mengubah segalanya. Ayu yang dulu dikenal energik, semangat, dan sering mendampingi Ditto dalam berbagai aktivitas, berubah drastis. Ia menjadi lebih malas, sensitif berlebihan, mudah tersinggung, dan moody akibat perubahan hormon kehamilan. Perubahan kepribadian ini membuat Ditto sering bingung dan kewalahan menghadapi istrinya yang kini sangat berbeda.Ditto, yang masih berusia sekitar 24 tahun dan sama-sama muda seperti Ayu, mulai merasa tertekan. Ia harus belajar menyeimbangkan peran sebagai suami yang suportif sambil tetap menjalani karier dan kehidupan sehari-hari. Konflik muncul ketika keduanya saling kesulitan memahami satu sama lain: Ayu merasa Ditto kurang peka terhadap kondisinya, sementara Ditto merasa kebingungan menghadapi sikap Ayu yang berubah-ubah. Pertengkaran kecil sering terjadi, mulai dari hal-hal sepele seperti kebiasaan sehari-hari hingga isu yang lebih dalam seperti kesiapan mereka menjadi orang tua.Sepanjang film, penonton diajak melihat proses Ayu melewati berbagai fase kehamilan: morning sickness, cravings aneh, perubahan fisik, hingga ketakutan dan keraguan tentang menjadi ibu. Ditto pun belajar menjadi suami yang lebih dewasa, belajar berkomitmen lebih dalam, dan mempersiapkan diri untuk menjadi ayah. Ada momen-momen lucu, mengharukan, serta drama ringan khas romcom Indonesia, termasuk interaksi dengan keluarga dan teman-teman mereka yang turut memberikan warna cerita.Puncak cerita berfokus pada pertanyaan besar: Apakah pasangan muda yang baru menikah dan belum puas menikmati masa-masa berdua ini siap menjadi orang tua? Film ini menyoroti tantangan pernikahan dini, penyesuaian pasca-menikah, serta komitmen untuk saling mendukung di tengah perubahan besar seperti kehamilan. Di akhir, Ayu dan Ditto belajar bahwa menjadi orang tua membutuhkan kesiapan emosional, komunikasi yang baik, dan komitmen bersama, meski mereka masih muda dan banyak belajar.Film ini dikemas dengan nuansa ringan, humoris, dan relatable bagi pasangan muda, dengan durasi sekitar 1 jam 40 menit.Kecocokan sebagai Tontonan AnakFilm #FriendButMarried 2 tidak cocok untuk anak-anak atau tontonan keluarga dengan anak kecil. Alasannya:

  • Rating resmi di platform seperti Netflix adalah TV-PG (mungkin mengandung materi yang kurang cocok untuk anak di bawah 13 tahun tanpa pengawasan), sementara di beberapa sumber internasional disebut TV-14.
  • Tema utamanya adalah pernikahan, kehamilan, perubahan hormon, konflik rumah tangga, dan kesiapan menjadi orang tua — topik yang cukup dewasa dan kompleks.
  • Ada adegan pertengkaran suami-istri, diskusi intim tentang kehidupan pernikahan, serta elemen romansa dan emosi yang lebih ditujukan untuk remaja akhir hingga dewasa.
  • Tidak ada konten eksplisit seperti kekerasan berat atau adegan dewasa vulgar, tapi bahasa sehari-hari, humor dewasa, dan konteks hubungan suami-istri membuatnya kurang sesuai untuk anak di bawah usia 13–15 tahun.
  • Cocok untuk remaja 15+, dewasa muda, atau pasangan yang ingin menonton bersama, terutama yang sedang memikirkan pernikahan atau keluarga.

Jika untuk anak kecil, lebih baik pilih film animasi atau genre keluarga lainnya. Film ini lebih pas sebagai tontonan romansa ringan untuk orang dewasa atau remaja yang sudah memahami tema pernikahan dan kehamilan.

This content is restricted!

Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.

Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank