Ferdinand

Ferdinand

  • G
  • 2017

Seekor banteng besar bernama Ferdinand memiliki hati yang baik dan secara tidak disengaja dijual menjadi hewan buas untuk aduan. Akhirnya Ferdinand pun bertekad untuk kembali ke keluarganya dengan menempuh berbagai perjalanan. Ia ingin membuktikan bahwa siapapun tidak dapat menilai seekor banteng hanya dari wujudnya saja.

Kecocokan dengan Tontonan Anak
“Ferdinand” sangat cocok sebagai tontonan anak karena beberapa alasan:
  1. Pesan Positif: Film ini mengajarkan nilai-nilai seperti keberanian untuk menjadi diri sendiri, pentingnya persahabatan, dan menentang stereotip atau ekspektasi yang tidak adil—tema yang mudah dipahami dan bermanfaat bagi anak-anak.
  2. Humor Ringan: Adegan lucu dan karakter-karakter yang menggemaskan seperti Lupe atau kelinci-kelinci penutup mata membuatnya menghibur tanpa mengandung humor kasar.
  3. Visual Menarik: Animasi yang cerah dan penuh warna sangat menarik perhatian anak-anak.
  4. Minim Kekerasan: Meskipun ada elemen adu banteng, film ini menampilkan pendekatan yang lembut dan tidak menonjolkan kekerasan, sehingga aman untuk penonton muda.
  5. Durasi dan Bahasa: Dengan durasi sekitar 1 jam 48 menit dan dialog yang sederhana, film ini sesuai untuk anak-anak usia prasekolah hingga sekolah dasar.
Namun, orang tua mungkin perlu mendampingi anak yang sangat kecil (di bawah 5 tahun) karena ada beberapa momen sedikit tegang, seperti saat Ferdinand ditangkap atau adegan kerumunan yang berisik. Secara keseluruhan, “Ferdinand” adalah pilihan yang menghibur sekaligus mendidik untuk anak-anak.

 

Questions & Answers

No questions yet. Be the first to ask!

S
Screen Score Editor Review
4.0 ★★★★★

Film animasi ini bercerita tentang Ferdinand, seekor banteng besar yang sebenarnya punya hati lembut dan lebih suka duduk di bawah pohon sambil mencium bunga daripada ikut adu banteng. Tapi karena ukuran tubuhnya, semua orang mengira dia galak dan harus ikut pertandingan. Ferdinand kabur dari peternakan dan tinggal di peternakan lain yang damai, sampai suatu hari dia tertangkap lagi dan harus berhadapan dengan matador terkenal. Ceritanya seru dan emosional, bikin kita ikut deg-degan. Cocok banget untuk anak usia 6 tahun ke atas. Pesan positifnya kuat: jadi diri sendiri itu lebih penting daripada mengikuti ekspektasi orang lain. Anak-anak bisa belajar bahwa kekuatan fisik bukan segalanya, dan kebaikan hati jauh lebih berharga. Tidak ada adegan kekerasan yang sadis atau menakutkan, hanya adegan adu banteng yang disamarkan. Tidak ada rokok, alkohol, atau narkoba sama sekali. Bahasanya aman, hanya sedikit kata kasar ringan seperti 'bodoh' yang masih wajar. Tidak ada adegan seksual. Keberagaman cukup terlihat dari karakter manusia yang multietnis. Kesimpulannya, film ini direkomendasikan untuk ditonton bersama keluarga. Bisa jadi bahan diskusi tentang keberanian menjadi diri sendiri dan melawan stereotip.

About Writer