Call of Duty: World at War
Hadir dari Treyarch, Call of Duty: World at War adalah sebuah game bergenre Aksi yang dipublikasikan oleh Activision. Game ini meluncur pertama kali pada 18 Nov, 2008.
Mengenai gameplay-nya, Call of Duty is back, redefining war like you’ve never experienced before. Building on the Call of Duty 4®: Modern Warfare engine, Call of Duty: World at War immerses players into the most gritty and chaotic WWII combat ever experienced. Players band together to survive the most harrowing and climactic battles that led to the demise of the Axis powers on the European and Pacific fronts. The title offers an uncensored experience with unique enemies and combat variety, including Kamikaze fighters, ambush attacks, Banzai charges and cunning cover… Game ini meraih skor Metacritic sebesar 83.
Harga: S$21.00. Sumber informasi: Steam — https://store.steampowered.com/app/10090/
Game ini membawa kita ke medan perang Perang Dunia II, mengikuti kisah tentara Amerika dan Soviet melawan Jepang dan Jerman. Dari awal sampai akhir, kita disuguhi tembak-menembak tanpa henti, ledakan, dan adegan perang yang sangat brutal. Untuk anak-anak, ini jelas bukan tontonan yang cocok. Saya rasa usia minimal 18 tahun pun masih perlu pertimbangan, karena kekerasannya sangat eksplisit dan terasa nyata. Ada pesan positif soal kerja sama tim dan keberanian, tapi sayangnya tenggelam oleh adegan sadis seperti anggota tubuh putus dan darah berceceran. Yang paling bikin khawatir, game ini mengglorifikasi perang dan kekerasan sebagai solusi, tanpa menunjukkan dampak trauma yang sebenarnya. Bahasa kasarnya juga cukup sering muncul, terutama saat karakter kesal atau panik. Tidak ada adegan seksual, dan tidak ada konten merokok atau alkohol yang berarti. Keberagaman karakter cukup terlihat dengan adanya tentara dari berbagai latar belakang. Kesimpulannya, saya tidak merekomendasikan game ini untuk anak di bawah 18 tahun. Kalau pun remaja mau main, harus didampingi dan didiskusikan soal realita perang yang sebenarnya.




