
Brave
Bertekad untuk menentukan jalan hidupnya sendiri, Putri Merida menentang kebiasaan yang membawa kekacauan di kerajaannya. Jika satu permintaannya terkabul, Merida harus mengandalkan keberanian dan keterampilan memanahnya untuk membatalkan kutukan mengerikan.
- 2012
- PG (Parental Guide)
- 1h 33m
This content is restricted!
Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.
Sinopsis Terlengkap Film Brave (2012)
Brave adalah film animasi produksi Pixar Animation Studios dan dirilis oleh Walt Disney Pictures pada tahun 2012. Berlatar di dataran tinggi Skotlandia pada masa abad pertengahan, film ini mengisahkan petualangan Merida, seorang putri pemberani yang menentang tradisi dan berjuang untuk menentukan nasibnya sendiri. Dengan tema keberanian, keluarga, dan penerimaan diri, Brave menawarkan cerita yang kaya akan emosi, humor, dan nilai-nilai universal.
Latar Belakang Cerita
Cerita berpusat pada Merida, seorang putri muda dari klan DunBroch di Skotlandia. Merida adalah seorang pemanah ulung yang berjiwa bebas, penuh semangat, dan tidak menyukai aturan ketat kerajaan. Ia adalah putri dari Raja Fergus, seorang pemimpin klan yang gagah berani, dan Ratu Elinor, seorang wanita anggun yang sangat menjunjung tradisi. Fergus dikenal sebagai pemburu beruang legendaris setelah ia kehilangan kakinya akibat serangan beruang raksasa bernama Mor’du. Sementara itu, Elinor berusaha mendidik Merida untuk menjadi putri yang sopan dan siap menikah sesuai tradisi klan.
Konflik utama muncul ketika Elinor mengumumkan bahwa Merida harus dijodohkan dengan salah satu pangeran dari tiga klan sekutu: Macintosh, MacGuffin, dan Dingwall. Tradisi ini bertujuan untuk menjaga perdamaian antar klan. Namun, Merida yang ingin bebas menentukan hidupnya menolak keras gagasan perjodohan ini, menyebabkan ketegangan dengan ibunya.
Perjalanan Merida
Ketegangan memuncak saat Merida secara impulsif menentang tradisi dengan mengikuti kompetisi memanah untuk memenangkan tangannya sendiri, mempermalukan para pangeran dan membuat Elinor marah. Setelah pertengkaran hebat, Merida merobek permadani keluarga yang berharga bagi Elinor dan melarikan diri ke hutan. Di sana, ia bertemu dengan seorang penyihir eksentrik yang menawarkan solusi untuk mengubah nasibnya. Merida meminta mantra untuk “mengubah ibunya” agar tidak memaksanya menikah, tetapi tanpa disadari, mantra tersebut mengubah Elinor menjadi beruang.
Merida harus menghadapi konsekuensi dari keputusannya. Ia membawa Elinor yang kini berwujud beruang kembali ke kastil, tetapi situasi menjadi rumit karena Fergus, yang membenci beruang sejak insiden dengan Mor’du, mengira Elinor adalah ancaman. Bersama tiga adik kembarnya—Harris, Hubert, dan Hamish—yang juga berubah menjadi anak beruang akibat memakan kue ajaib, Merida berusaha mencari cara untuk mematahkan kutukan sebelum terlambat. Penyihir memberikan petunjuk bahwa kutukan hanya bisa dipatahkan dengan “memperbaiki ikatan yang rusak” sebelum matahari terbit pada hari kedua.
Konflik dan Resolusi
Perjalanan Merida untuk menyelamatkan ibunya menjadi perjuangan batin dan fisik. Ia belajar untuk memahami perspektif Elinor, yang meskipun kaku, hanya menginginkan yang terbaik untuk anaknya dan kerajaan. Sementara itu, Elinor dalam wujud beruang mulai menunjukkan sisi yang lebih liar namun tetap penuh kasih, memperdalam ikatan mereka. Merida juga harus melindungi ibunya dari Fergus dan para prajurit yang memburu “beruang” di hutan, serta menghadapi ancaman Mor’du, yang ternyata memiliki kaitan dengan kutukan tersebut.
Puncak cerita terjadi saat Merida dan Elinor berhadapan dengan Mor’du dalam pertempuran sengit. Merida berhasil melindungi ibunya, dan Mor’du akhirnya dikalahkan, mengungkapkan bahwa ia adalah pangeran kuno yang dikutuk karena keserakahannya. Untuk mematahkan kutukan, Merida memperbaiki permadani yang ia robek sebagai simbol ikatan keluarga yang telah dipulihkan, dan dengan penuh emosi menyatakan cinta serta penyesalannya kepada ibunya. Mantra pun pecah, mengembalikan Elinor dan adik-adik Merida ke wujud manusia.
Penutup
Setelah kutukan terpecahkan, Merida dan Elinor mencapai pemahaman yang lebih dalam tentang satu sama lain. Elinor menjadi lebih fleksibel, menghormati keinginan Merida untuk menentukan nasibnya sendiri, sementara Merida belajar menghargai kebijaksanaan ibunya. Tradisi perjodohan dihapuskan, dan klan-klan bersatu dalam semangat baru tanpa memerlukan pernikahan paksa. Merida tetap menjadi putri yang pemberani, bebas menjelajahi dunia dengan busur panahnya, sementara ikatan keluarganya menjadi lebih kuat dari sebelumnya.
Tema dan Pesan
Brave mengangkat tema keberanian untuk menjadi diri sendiri, pentingnya komunikasi dalam keluarga, dan kekuatan cinta antara ibu dan anak. Film ini juga menyinggung tentang keseimbangan antara tradisi dan kebebasan individu, serta konsekuensi dari tindakan impulsif. Merida sebagai protagonis wanita yang kuat dan mandiri menjadi inspirasi, menunjukkan bahwa keberanian tidak hanya tentang menghadapi bahaya fisik, tetapi juga tentang menghadapi ketakutan batin dan memperbaiki kesalahan.
Karakter Utama
- Merida: Putri pemberani, pemanah ulung, dan berjiwa bebas yang ingin menentukan nasibnya sendiri.
- Ratu Elinor: Ibu Merida yang anggun dan menjunjung tradisi, tetapi memiliki cinta mendalam untuk keluarganya.
- Raja Fergus: Ayah Merida yang ceria dan pemberani, dikenal sebagai pemburu beruang.
- Harris, Hubert, dan Hamish: Adik kembar Merida yang nakal dan suka membuat kekacauan.
- Mor’du: Beruang raksasa yang menjadi simbol kutukan dan konsekuensi keserakahan.
- Penyihir: Tokoh misterius yang memberikan mantra, namun juga petunjuk untuk memecahkan kutukan.
Latar dan Estetika
Latar Skotlandia abad pertengahan digambarkan dengan indah melalui animasi Pixar yang memukau, dengan hutan lebat, kastil batu, dan dataran tinggi yang mistis. Musik karya Patrick Doyle, yang menggabungkan unsur tradisional Skotlandia, memperkuat suasana epik dan emosional. Rambut merah keriting Merida yang ikonik menjadi salah satu pencapaian teknis animasi, melambangkan sifatnya yang liar dan tak terkendali.
Penutup
Brave adalah kisah tentang keberanian, rekonsiliasi, dan penemuan jati diri yang dikemas dalam petualangan yang menghibur dan menyentuh hati. Dengan karakter yang kuat, visual yang memukau, dan pesan yang mendalam, film ini menjadi salah satu karya Pixar yang tak terlupakan.
Lihat Film Lain
Produk Terkait
- Series
Santiago of The Seas
- Film
Encanto
- Series
Unicorn Academy
Community Rating




