ArcaniA: Fall of Setarrif

Hadir dari Spellbound, ArcaniA: Fall of Setarrif adalah sebuah game bergenre RPG yang dipublikasikan oleh THQ Nordic. Game ini meluncur pertama kali pada 24 Oct, 2011.

Dalam hal mekanisme bermain, Face the last challenge – determine destiny! A new threat casts its shadow over the Southern Isles. A mysterious demon, consumed by hatred, terrifies the population and pools his force against the coastal city of Setarrif. The dramatic situation exacerbates after a volcanic eruption in the mountains nearby. Thereupon the nameless hero joins forces with his strongest allies and courageously faces the new menace. Even after king Rhobar III was freed from the demons control, the struggle apparently is not over. The king already ordered his armies…

Informasi harga: S$3.75. Sumber: Steam — https://store.steampowered.com/app/65610/

S
Screen Score Editor Review
3.0 ★★★★★

ArcaniA: Fall of Setarrif adalah DLC kelanjutan dari game ArcaniA: Gothic 4, yang menceritakan perjuangan seorang pahlawan melawan invasi pasukan kegelapan yang dipimpin oleh jenderal iblis, Rhobar III. Cerita berlangsung di pulau Setarrif yang penuh bahaya dan intrik politik. Game ini tidak cocok untuk anak-anak. Saya sarankan untuk usia 16 tahun ke atas. Meskipun ada pesan positif tentang keberanian, persahabatan, dan pengorbanan untuk kebaikan bersama, banyak sekali adegan kekerasan yang eksplisit. Pertarungan dengan monster dan manusia menggunakan pedang, sihir, dan darah yang cukup jelas terlihat. Ada juga adegan-adegan gelap dan menegangkan yang bisa membuat anak kecil takut. Yang perlu orang tua waspadai: selain kekerasan, game ini menampilkan konsumsi alkohol (karakter minum anggur atau bir di kedai) dan dialog kasar seperti umpatan ringan (misalnya kata 'sial' atau 'brengsek'). Tidak ada adegan seksual, dan keberagaman karakter cukup baik—ada karakter dari berbagai ras dan latar belakang. Kesimpulan: Saya tidak merekomendasikan game ini untuk anak di bawah 16 tahun. Untuk remaja yang sudah dewasa dan suka action RPG, ini bisa jadi hiburan yang seru, tapi dampingi dan diskusikan tentang kekerasan dan moralitas setelahnya.

About Writer