
Vino G. Bastian
Home » Vino G. Bastian

Aktor di
-
Kang Mak from Pee Mak (2024) – Makmur
-
Hamka & Siti Raham Vol. 2 (2023) – Buya Hamka
-
Buya Hamka Vol. 1 (2023) – Buya Hamka
-
Bayi Ajaib (2023) – Kosim
-
Scandal Makers (2023) – Oscar
-
Kembang Api (2023) – Sukro
-
Perfect Strangers (2022) – Tomo
-
Miracle in Cell No. 7 (2022) – Dodo Rozak
-
Qodrat (2022) – Ustadz Qodrat
-
Baby Blues (2022) – Andika
-
Gara-Gara Warisan (2022) – Adam
-
Sabar Ini Ujian (2020) – Sabar
-
Wiro Sableng 212 (2018) – Wiro Sableng
-
Dua Garis Biru (2018) – Cameo (sebagai pria di kafe, tidak dikreditkan)
-
Chrisye (2017) – Chrisye
-
Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2 (2017) – Kasino
-
Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016) – Kasino
-
Comic 8: Casino Kings Part 2 (2016) – Cameo (sebagai penutup mata)
-
Talak 3 (2016) – Bagas
-
3 Dara (2015) – Affandi
-
Toba Dreams (2015) – Ronggur
-
3 Nafas Likas (2014) – Djamin Ginting
-
Tampan Tailor (2013) – Topan
-
Madeline (2011) – Jojo
-
Calon Bini (2011) – Akbar
-
Bidadari Jakarta (2010) – Arya
-
Sang Pencerah (2010) – Sutan Mudo Mansyur
-
Serigala Terakhir (2009) – Ale
-
Punk in Love (2009) – Tommy
-
Radit dan Jani (2008) – Radit
-
Apa Artinya Cinta? (2008) – Ryan
-
Badai Pasti Berlalu (2007) – Leo
-
Pesan dari Surga (2006) – Bodhi
-
Realita, Cinta dan Rock’n Roll (2006) – Ipang
-
Catatan Akhir Sekolah (2005) – Arian
-
Banyu Biru (2005) – Banyu
-
30 Hari Mencari Cinta (2004) – Erik
Biography
Nama Lengkap: Vino Giovanni Bastian
Nama Panggung: Vino G. Bastian
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 24 Maret 1982
Umur: 43 tahun (per April 2025)
Agama: Islam
Kebangsaan: Indonesia
Suku: Minangkabau (dari ayah) dan Minahasa (dari ibu)
Tinggi Badan: 179 cm
Berat Badan: Sekitar 65 kg
Pekerjaan: Aktor, model, penyanyi, produser
Pendidikan: S-1 Teknik Kimia, Institut Teknologi Indonesia
Hobi: Bermain musik (drum), mengoleksi barang antik, menonton film, mendengarkan musik
Akun Instagram:
Nama Panggung: Vino G. Bastian
Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 24 Maret 1982
Umur: 43 tahun (per April 2025)
Agama: Islam
Kebangsaan: Indonesia
Suku: Minangkabau (dari ayah) dan Minahasa (dari ibu)
Tinggi Badan: 179 cm
Berat Badan: Sekitar 65 kg
Pekerjaan: Aktor, model, penyanyi, produser
Pendidikan: S-1 Teknik Kimia, Institut Teknologi Indonesia
Hobi: Bermain musik (drum), mengoleksi barang antik, menonton film, mendengarkan musik
Akun Instagram:
@vinogbastian__
(hanya mengikuti akun istrinya, Marsha Timothy)
Keluarga
-
Ayah: Bastian Tito (penulis novel terkenal, pencipta karakter Wiro Sableng, berdarah Minangkabau, meninggal tahun 2006)
-
Ibu: Hj. Herna Debby (berdarah Minahasa)
-
Saudara: Vino adalah anak bungsu dari lima bersaudara
-
Istri: Marsha Timothy (aktris dan model, menikah pada 20 Oktober 2012)
-
Anak: Jizzy Pearl Bastian (lahir 12 Juli 2013)
Latar Belakang dan Kehidupan Awal
Vino Giovanni Bastian lahir di Jakarta pada 24 Maret 1982 sebagai anak bungsu dari pasangan Bastian Tito dan Hj. Herna Debby. Ayahnya, Bastian Tito, adalah seorang penulis novel terkenal yang menciptakan karakter legendaris Wiro Sableng, sementara ibunya berdarah Minahasa. Meski berasal dari keluarga seniman, Vino tidak dimanjakan dan dididik dengan disiplin tinggi untuk mandiri. Ia tidak diarahkan untuk menekuni seni atau menulis seperti ayahnya, melainkan diwajibkan menyelesaikan pendidikan formal.
Vino Giovanni Bastian lahir di Jakarta pada 24 Maret 1982 sebagai anak bungsu dari pasangan Bastian Tito dan Hj. Herna Debby. Ayahnya, Bastian Tito, adalah seorang penulis novel terkenal yang menciptakan karakter legendaris Wiro Sableng, sementara ibunya berdarah Minahasa. Meski berasal dari keluarga seniman, Vino tidak dimanjakan dan dididik dengan disiplin tinggi untuk mandiri. Ia tidak diarahkan untuk menekuni seni atau menulis seperti ayahnya, melainkan diwajibkan menyelesaikan pendidikan formal.
Vino menunjukkan ketertarikan pada seni sejak remaja. Saat duduk di bangku SMP, ia mulai bermain musik sebagai drummer dan sering tampil bersama band sekolahnya. Penampilan Vino di acara pentas seni SMA menarik perhatian seorang wartawan, yang kemudian menawarkannya untuk mengikuti pemotretan model majalah. Dari sini, Vino bergabung dengan agensi model Platinum dan memulai karier di dunia hiburan.
Meski sempat ingin menempuh pendidikan di jurusan desain di Institut Kesenian Jakarta, Vino tidak mendapat restu dari orang tuanya. Ia akhirnya melanjutkan studi di Institut Teknologi Indonesia, jurusan Teknik Kimia, dan berhasil lulus sebagai sarjana.
Awal Karier
Karier Vino di dunia hiburan dimulai sebagai model. Ia sering tampil sebagai model video klip untuk grup musik terkenal seperti Cokelat, Audi, Ratu, dan Kahitna, yang sebagian besar diproduksi oleh Rexinema. Pada tahun 2004, Vino mendapat kesempatan debut akting dalam film 30 Hari Mencari Cinta arahan sutradara Upi Avianto. Dalam film ini, ia memerankan karakter Erik, seorang pria homoseksual, dan beradu akting dengan Nirina Zubir, Maria Agnes, Dinna Olivia, dan Revaldo Fifaldi. Penampilannya yang memukau membuat Erwin Arnada, direktur Rexinema, memasangnya kembali dalam film Catatan Akhir Sekolah (2005) arahan Hanung Bramantyo.
Karier Vino di dunia hiburan dimulai sebagai model. Ia sering tampil sebagai model video klip untuk grup musik terkenal seperti Cokelat, Audi, Ratu, dan Kahitna, yang sebagian besar diproduksi oleh Rexinema. Pada tahun 2004, Vino mendapat kesempatan debut akting dalam film 30 Hari Mencari Cinta arahan sutradara Upi Avianto. Dalam film ini, ia memerankan karakter Erik, seorang pria homoseksual, dan beradu akting dengan Nirina Zubir, Maria Agnes, Dinna Olivia, dan Revaldo Fifaldi. Penampilannya yang memukau membuat Erwin Arnada, direktur Rexinema, memasangnya kembali dalam film Catatan Akhir Sekolah (2005) arahan Hanung Bramantyo.
Karier Akting
Karier akting Vino terus menanjak setelah debutnya. Ia dikenal sebagai aktor serba bisa yang mampu memerankan berbagai karakter, dari pria urakan hingga tokoh historis. Berikut adalah beberapa film, sinetron, dan karya penting yang pernah dibintanginya:
Karier akting Vino terus menanjak setelah debutnya. Ia dikenal sebagai aktor serba bisa yang mampu memerankan berbagai karakter, dari pria urakan hingga tokoh historis. Berikut adalah beberapa film, sinetron, dan karya penting yang pernah dibintanginya:
Film Terpilih:
-
30 Hari Mencari Cinta (2004) – Debut sebagai Erik
-
Catatan Akhir Sekolah (2005) – Sebagai Arian
-
Realita, Cinta dan Rock’n Roll (2006) – Beradu akting dengan Herjunot Ali dan Nadine Chandrawinata
-
Pesan Dari Surga (2006)
-
Badai Pasti Berlalu (2007) – Remake
-
Radit dan Jani (2008) – Sebagai Radit, memenangkan Piala Citra Aktor Utama Terbaik dan beberapa penghargaan Indonesian Movie Awards
-
Serigala Terakhir (2009) – Sebagai Jarot
-
Sang Penari (2011) – Nominasi Piala Citra
-
3 Nafas Likas (2014) – Sebagai Djamin Ginting, berbicara dalam bahasa Batak Karo
-
Talak 3 (2016)
-
Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 & 2 (2016, 2017) – Sebagai Kasino Hadiwibowo
-
Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 (2018) – Sebagai Wiro Sableng, adaptasi novel ayahnya
-
Sabar Ini Ujian (2020) – Sebagai Sabar
-
Hari Yang Dijanjikan (2021) – Sebagai Puji
-
Miracle in Cell No. 7 (2022) – Sebagai Dodo Rozaq, mendapat pujian luas
-
Qodrat (2022) – Film horor bersama Marsha Timothy
-
Buya Hamka (2023) – Sebagai Buya Hamka, film biografi
-
Kang Mak From Pee Mak (2024) – Remake film Thailand Pee Mak, tembus 4 juta penonton
-
My Annoying Brother (2024) – Sebagai Jaya, beradu akting dengan Angga Yunanda
Sinetron dan Serial:
-
Calon Bini (2011) – Sebagai Akbar
-
Hanya Tuhanlah yang Tahu (2013) – Sebagai Ustad Zen
-
Menolak Talak (2022) – Sebagai Alif Kodri
-
Serigala Terakhir The Series (2020) – Web series
-
Sabtu Bersama Bapak (2023) – Web series, beradu akting dengan Marsha Timothy
FTV dan Video Klip:
Vino juga aktif membintangi berbagai judul FTV dan menjadi model video klip, seperti Badai Pasti Berlalu oleh Ari Lasso (OST Badai Pasti Berlalu, 2007).
Vino juga aktif membintangi berbagai judul FTV dan menjadi model video klip, seperti Badai Pasti Berlalu oleh Ari Lasso (OST Badai Pasti Berlalu, 2007).
Penghargaan dan Nominasi
Vino adalah salah satu aktor tersukses di Indonesia dengan sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk:
Vino adalah salah satu aktor tersukses di Indonesia dengan sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk:
-
Piala Citra Aktor Utama Terbaik (Festival Film Indonesia 2008) untuk Radit dan Jani, bersama Fahrani yang memenangkan Aktris Utama Terbaik.
-
Indonesian Movie Awards 2008: Pemeran Utama Pria Terfavorit, Pasangan Terbaik, dan Pasangan Terfavorit (bersama Fahrani) untuk Radit dan Jani.
-
Indonesian Movie Actors Awards 2018: Pemeran Utama Pria Terfavorit untuk Chrisye.
-
Indonesian Movie Actor Awards 2024: Penghargaan untuk kontribusi di dunia perfilman.
-
Nominasi Piala Citra sebanyak tujuh kali, termasuk untuk Sang Penari (2011).
-
Film Wiro Sableng (2018) yang dibintanginya meraih tiga Piala Citra.
Pada 2009, Vino menggeser Tora Sudiro sebagai aktor dengan bayaran termahal di Indonesia, dengan honor Rp250 juta per film. Dedikasinya dalam memilih peran yang menantang dan berkualitas membuatnya dihormati di industri perfilman.
Kehidupan Pribadi
Vino menikah dengan aktris Marsha Timothy pada 20 Oktober 2012 di Jakarta, dengan tema akad bernuansa klasik. Keduanya pertama kali bertemu saat syuting film Cokelat Stroberi (2007), tetapi baru menjalin hubungan pada 2011 saat membintangi Calon Bini. Awalnya, perbedaan agama menjadi kendala—Marsha beragama Kristen, sementara Vino Islam. Marsha kemudian memeluk Islam sebelum pernikahan mereka.
Vino menikah dengan aktris Marsha Timothy pada 20 Oktober 2012 di Jakarta, dengan tema akad bernuansa klasik. Keduanya pertama kali bertemu saat syuting film Cokelat Stroberi (2007), tetapi baru menjalin hubungan pada 2011 saat membintangi Calon Bini. Awalnya, perbedaan agama menjadi kendala—Marsha beragama Kristen, sementara Vino Islam. Marsha kemudian memeluk Islam sebelum pernikahan mereka.
Pernikahan mereka harmonis dan sering mendapat pujian dari netizen. Vino dikenal romantis karena hanya mengikuti akun Instagram Marsha Timothy (@marshatimothy). Ia beralasan bahwa akunnya pernah bermasalah, dan untuk menghindari drama, ia memilih hanya mengikuti akun istrinya. Pasangan ini dikaruniai seorang putri, Jizzy Pearl Bastian, pada 12 Juli 2013.
Sebelum menikah, Vino pernah menjalin hubungan dengan aktris Jessica Iskandar selama sembilan bulan dan sutradara Upi Avianto sekitar 2010, tetapi hubungan tersebut berakhir.
Fakta Menarik
-
Hobi Barang Antik: Vino gemar mengoleksi barang antik, termasuk mengendarai Vespa langka berusia lebih dari 60 tahun yang hanya diproduksi dalam jumlah terbatas.
-
Karakter Badboy: Wajahnya yang unik dan kesan “badboy” membuatnya sering mendapat peran pria urakan, tetapi ia juga mampu memerankan tokoh historis seperti Buya Hamka.
-
Totalitas Akting: Untuk peran di Miracle in Cell No. 7, Vino berkonsultasi dengan psikolog untuk memahami karakter Dodo. Ia juga pernah menjalani diet ekstrem untuk beberapa peran.
-
Pemain Drum: Vino mahir bermain drum sejak SMP dan pernah tampil di pentas seni sekolah.
-
Kontribusi untuk Wiro Sableng: Vino membintangi adaptasi novel ayahnya, Wiro Sableng (2018), yang sukses menarik 1,5 juta penonton.
-
Aktor Tersukses: Pada 2019, ia menjadi aktor dengan bayaran termahal di Indonesia, menggeser Tora Sudiro.
Kehidupan Saat Ini
Hingga April 2025, Vino tetap aktif di dunia perfilman. Film terbarunya, Kang Mak From Pee Mak (2024), sukses menembus 4 juta penonton, sementara My Annoying Brother (2024) menunjukkan kemampuan aktingnya bersama Angga Yunanda. Vino dikenal sebagai aktor yang selektif dalam memilih peran, mengutamakan cerita yang menarik dan menantang. Ia juga terus menjalani kehidupan keluarga yang harmonis bersama Marsha Timothy dan putrinya, Jizzy.
Hingga April 2025, Vino tetap aktif di dunia perfilman. Film terbarunya, Kang Mak From Pee Mak (2024), sukses menembus 4 juta penonton, sementara My Annoying Brother (2024) menunjukkan kemampuan aktingnya bersama Angga Yunanda. Vino dikenal sebagai aktor yang selektif dalam memilih peran, mengutamakan cerita yang menarik dan menantang. Ia juga terus menjalani kehidupan keluarga yang harmonis bersama Marsha Timothy dan putrinya, Jizzy.
Warisan dan Pengaruh
Vino G. Bastian adalah salah satu aktor paling berpengaruh di Indonesia. Dengan bakat akting yang luar biasa, dedikasi untuk seni, dan kemampuan memerankan berbagai karakter, ia telah menginspirasi banyak orang. Kontribusinya dalam film-film berkualitas, seperti Radit dan Jani, Miracle in Cell No. 7, dan Buya Hamka, menjadikannya ikon perfilman Indonesia. Kehidupan pribadinya yang harmonis dan sikap rendah hati juga membuatnya dicintai penggemar.
Vino G. Bastian adalah salah satu aktor paling berpengaruh di Indonesia. Dengan bakat akting yang luar biasa, dedikasi untuk seni, dan kemampuan memerankan berbagai karakter, ia telah menginspirasi banyak orang. Kontribusinya dalam film-film berkualitas, seperti Radit dan Jani, Miracle in Cell No. 7, dan Buya Hamka, menjadikannya ikon perfilman Indonesia. Kehidupan pribadinya yang harmonis dan sikap rendah hati juga membuatnya dicintai penggemar.