Biografi Taz Skylar

Taz Skylar (nama lengkap: Tarek “Taz” Yassin Skylar, lahir 5 Desember 1995 di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol) adalah aktor, penulis skenario, produser, dan mantan pengrajin papan selancar Spanyol-Britania yang kini dikenal dunia sebagai Sanji dalam serial live-action One Piece Netflix. Ia memegang kewarganegaraan ganda Spanyol-Britania, tinggal permanen di Spanyol, dan fasih berbahasa Spanyol serta Inggris.

Latar Belakang Keluarga & Masa Kecil yang Jarang Diketahui

Ayahnya, Hassan Yassin, keturunan Lebanon yang lahir di Sierra Leone, adalah seorang pengembara yang berakhir bekerja di hotel Tenerife. Ibunya, Gwen Skylar, berasal dari Barnsley, Yorkshire (Inggris), dan saat itu sudah single mother saat bertemu ayah Taz—mereka bertunangan hanya dua minggu kemudian dan ibunya memutuskan tinggal di pulau itu.

Taz dibesarkan dalam “kebebasan yang aman” di Tenerife: bisa hilang di gunung malam hari tanpa takut. Namun, masa kecilnya penuh perjuangan. Ia introvert, takut segalanya, buruk dalam olahraga, dan didiagnosis disleksia. Ayahnya membantu dengan menciptakan sistem belajar visual: gambar hieroglif singkat yang ia gambar di pena untuk ujian. Ia sering dibully sebagai “guiri” (sebutan untuk orang asing) meski lahir dan besar di sana serta berbahasa Spanyol sebagai bahasa pertama.

Di usia 15 tahun, ia dikeluarkan dari sekolah karena frustrasi dengan sistem pendidikan yang “tidak masuk akal”. Ia meyakinkan ayahnya: “Kalau diberi ruang, aku bisa fokus.” Itulah awal petualangannya.

Bisnis Papan Selancar & Petualangan Dunia (Fakta Jarang Diketahui)

Surfing adalah “hal terbesar yang pernah terjadi dalam hidupku”. Ia mulai memperbaiki papan selancar tetangga menggunakan kaos kaki bekas ayahnya sebagai patch fiberglass—murah dan efektif. Bisnis sampingan ini meledak. Di usia 15 tahun, ia pergi ke Australia, mengetuk pintu pabrik selancar door-to-door, dan langsung dapat kamar serta pekerjaan.

Kemudian ia tinggal tiga tahun di San Sebastián (Spanyol), membuat papan untuk brand kecil sambil membuat video cerita peselancar. Ia mengklaim berhasil “menjual 10 kali lipat” target orang lain. Pada usia 19 tahun, ia mendirikan perusahaan papan selancar terbesar di Eropa (sebelum menjualnya). Ia berkeliling dunia tidur di hostel, surfing, skateboarding, hiking ke reruntuhan pesawat, dan bertato bersama kru “misfits”-nya.

Perjalanan ke London & Olivier Award (Cerita yang Mengubah Hidup)

Setelah menjual bisnis, Taz pindah ke London untuk “menceritakan cerita”. Ia tak pernah banyak membaca atau menonton teater, tapi paham struktur cerita seperti musik. Di London yang statis, ia mengalami eating disorder karena rindu aktivitas pulau. Ia menulis monolog dan skrip pendek.

Ia tinggal di van di luar teater Park Theatre saat menulis dan main dalam debut play-nya Warheads (2019). Play ini terinspirasi sahabatnya (tentara infanteri Spanyol) tentang PTSD prajurit muda. Warheads sukses besar off-West End, dinominasikan Olivier Award 2020 (saat Taz baru 24 tahun!), dan kini sedang dikembangkan jadi film fitur oleh Ascendant Films dengan Taz terlibat.

Karena menulis tentang PTSD, ia sempat mendaftar British Army Reserve—tapi kecelakaan mobil menyebabkan gegar otak, gagal tes medis, dan harus menunggu setahun. Justru masa tunggu itu yang membuatnya semakin menulis dan akting.

Karir Awal & Filmografi

  • 2015–2018: Short films (Venom, Beautiful, Trophy, Multi-Facial—ia sutradara & menang People’s Choice Award).
  • 2018–2019: The Reserves (ia tulis, produksi, dan main).
  • 2019: Debut feature The Kill Team.
  • 2021: Boiling Point (film & series 2023).
  • 2022: The Deal, The Lazarus Project, Agatha Raisin.
  • 2023: Gassed Up (ia tulis & main sebagai Dubz).
  • 2025: Cleaner (sebagai Noah, bersama Daisy Ridley & Clive Owen).
  • 2025: Two Neighbors (sebagai Chad).
  • 2026: Monitor (sebagai Isaac).

Breakthrough: Sanji di One Piece Netflix (2023–sekarang)

Peran Sanji membuatnya meledak global. Ia dubbing sendiri versi Spanyol. Untuk persiapan, ia “psychopathic” training: 8–10 jam/hari, belajar Taekwondo dari nol, naik tingkat tiga kali hingga hampir black belt dalam <2 tahun, lakukan semua stunt sendiri. Ia sembunyikan cedera dari kru agar tak dilarang. Ia juga masak hidangan anime mewah saat jeda makan siang—pakai kostum chef!

Fakta on-set musim 2 (dirilis Maret 2026): perang Nerf gun gila-gilaan dengan Iñaki Godoy (Luffy)—“penuh sandera, lompat-lompatan, orang ditawan!” Itu jadi momen favoritnya.

Musim 3 (dalam produksi, diumumkan Agustus 2025) akan punya “momen yang mustahil di TV lain” (Arabasta saga). Taz bilang ia ingin serial ini “meninggalkan legacy”.

Kehidupan Pribadi & Fakta Paling Rahasia

Taz sangat private. Ia baru pernah punya satu pacar seumur hidup—dari Filipina (ia sebut “the one and only girlfriend I’ve ever had”). Ia mengaku “jatuh cinta mudah atau sering” (sama seperti Sanji!). Fans sempat ship dengan Emily Rudd, tapi ia bilang hanya teman.

Setelah terkenal, hidupnya “rollercoaster”: ia jaga privasi dan waktu “secara militer”. Ia punya jurnal penuh quote (termasuk buatannya sendiri) dan sekarang pakai Twitter/Instagram sebagai “jurnal virtual”.

Ia masih suka Quiksilver (brand masa kecilnya) dan extreme sports. Moto hidupnya: “Watch. Just watch.” (balasan ke hater video latihan) dan “Be the flame, not the moth.”

Proyek Terbaru (per Maret 2026)

  • One Piece Season 2 baru rilis (sekitar 10 Maret 2026) → ada koleksi kapsul 17 item resmi bertemakan Sanji/Taz di AS.
  • Season 3 sedang syuting.
  • Film Cleaner (2025), Two Neighbors (2025), Monitor (2026).

Taz Skylar adalah contoh hidup “dari van di luar teater sampai jadi bintang global”. Dari pengrajin papan selancar yang drop out, penulis play Olivier-nominated yang tinggal di van, sampai aktor yang latihan gila-gilaan demi kick Sanji—semua karena satu keyakinan: “Kalau aku diberi ruang, aku bisa fokus.” Kisahnya membuktikan bahwa mimpi besar sering dimulai dari hal-hal kecil yang jarang orang tahu.

 

Cast :