
Taylor Kitsch
Home » Taylor Kitsch
Aktor di
| Tahun | Judul Film | Peran |
| 2006 | John Tucker Must Die | Justin |
| 2006 | Snakes on a Plane | Kyle “Crocodile” Cho |
| 2006 | The Covenant | Pogue Parry |
| 2009 | X-Men Origins: Wolverine | Remy LeBeau / Gambit |
| 2010 | The Bang Bang Club | Kevin Carter |
| 2012 | John Carter | John Carter |
| 2012 | Battleship | Lt. Alex Hopper |
| 2012 | Savages | Chon |
| 2013 | Lone Survivor | Michael Murphy |
| 2014 | The Grand Seduction | Dr. Paul Lewis |
| 2017 | American Assassin | Ghost |
| 2017 | Only the Brave | Christopher MacKenzie |
| 2019 | 21 Bridges | Ray Jackson |
| Tahun | Judul Serial TV | Peran |
| 2006–2011 | Friday Night Lights | Tim Riggins |
| 2014 | The Normal Heart (Film TV) | Bruce Niles |
| 2015 | True Detective | Paul Woodrugh |
| 2018 | Waco | David Koresh |
| 2020 | The Defeated | Max McLaughlin |
| 2022 | The Terminal List | Ben Edwards |
| 2023 | Painkiller | Glen Kryger |
Biography
Taylor Kitsch, seorang aktor dan model asal Kanada, telah mengukir nama di industri hiburan melalui perjalanan karier yang unik, bertransisi dari seorang calon pemain hoki profesional menjadi wajah yang familiar di layar lebar dan televisi. Dikenal karena perannya yang beragam, mulai dari idola sekolah menengah yang bermasalah hingga pahlawan perang dan pemimpin sekte yang kompleks, Kitsch telah menunjukkan kedalaman dan keserbagunaan bakatnya.
Kehidupan Pribadi dan Awal Karier
Lahir pada 8 April 1981, di Kelowna, British Columbia, Kanada, Taylor Kitsch dibesarkan di Vancouver. Sejak usia muda, hasrat utamanya adalah hoki es, dan ia meniti karier yang menjanjikan di olahraga tersebut dengan bermain untuk Langley Hornets di British Columbia Hockey League. Namun, cedera lutut yang parah memupuskan mimpinya untuk menjadi pemain hoki profesional, memaksanya untuk mencari jalur karier baru.
Pada tahun 2002, Kitsch pindah ke New York City setelah diberi kesempatan untuk menjadi model dengan IMG. Ia dengan cepat menjadi wajah untuk merek-merek terkenal seperti Abercrombie & Fitch dan Diesel. Selama waktunya di New York, ia juga menekuni studi akting, mempersiapkan dirinya untuk terjun ke dunia seni peran. Tantangan awal dalam kariernya termasuk periode singkat saat ia mengalami kesulitan finansial.
Di luar dunia akting, Kitsch dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan lebih memilih kehidupan yang tenang. Ia telah pindah dari hiruk pikuk Hollywood ke Montana, di mana ia dapat lebih dekat dengan alam. Kitsch adalah seorang fotografer alam liar yang ulung dan sering membagikan karyanya. Ia juga memiliki komitmen yang kuat terhadap kegiatan amal, terutama yang mendukung para veteran militer dan mereka yang berjuang dengan kecanduan. Baru-baru ini, ia meluncurkan Howlers Ridge Fund, sebuah organisasi nirlaba yang bertujuan untuk membantu para veteran, individu dalam masa pemulihan, dan mereka yang menghadapi trauma melalui retret berbasis alam.
Fakta Menarik
- Sebelum menjadi aktor, ia adalah seorang pelatih pribadi dan ahli gizi bersertifikat.
- Ia pernah tinggal di sebuah apartemen di New York tanpa listrik dan pemanas saat awal merintis karier.
- Kitsch melakukan banyak riset mendalam untuk perannya, termasuk menghabiskan waktu dengan Navy SEALs untuk perannya di “Lone Survivor” dan mempelajari secara ekstensif tentang David Koresh untuk “Waco”.
- Kecintaannya pada alam dan fotografi sering kali membawanya dalam ekspedisi ke lokasi-lokasi terpencil.
Riwayat Main Film dan Serial TV
Karier akting Taylor Kitsch dimulai pada pertengahan tahun 2000-an dengan peran-peran kecil dalam film seperti “John Tucker Must Die” (2006) dan “Snakes on a Plane” (2006), serta serial TV “Kyle XY”.
Terobosan dengan “Friday Night Lights”
Peran yang melambungkan nama Taylor Kitsch adalah sebagai Tim Riggins dalam serial drama televisi NBC yang mendapat pujian kritis, “Friday Night Lights” (2006–2011). Karakternya sebagai seorang fullback sepak bola sekolah menengah yang berbakat namun sering kali bermasalah, dengan pesona yang kasar dan hati yang baik, berhasil merebut hati penonton dan kritikus. Penampilannya dalam serial ini tidak hanya memberinya pengakuan luas tetapi juga mengukuhkan statusnya sebagai talenta yang patut diperhitungkan.
Menuju Layar Lebar: Puncak dan Tantangan
Setelah kesuksesan “Friday Night Lights”, Kitsch beralih ke peran-peran yang lebih besar di film layar lebar. Pada tahun 2009, ia memerankan Gambit dalam “X-Men Origins: Wolverine”, sebuah peran yang dinantikan oleh banyak penggemar buku komik.
Tahun 2012 menjadi tahun yang sangat sibuk bagi Kitsch, di mana ia membintangi tiga film beranggaran besar: “John Carter”, “Battleship”, dan “Savages”. “John Carter”, sebuah epik fiksi ilmiah dari Disney, dan “Battleship”, sebuah film aksi fiksi ilmiah, sayangnya tidak berhasil secara komersial dan menerima ulasan yang beragam, yang menjadi tantangan dalam kariernya. Namun, “Savages” yang disutradarai oleh Oliver Stone menunjukkan sisi yang berbeda dari kemampuan aktingnya.
Meskipun menghadapi kemunduran, Kitsch terus berkarya dan mendapatkan pujian atas penampilannya dalam film perang yang diakui secara kritis, “Lone Survivor” (2013), di mana ia berperan sebagai Letnan Michael P. “Murph” Murphy, seorang Navy SEAL. Film ini menjadi titik balik penting yang menunjukkan ketahanannya di industri ini.
Kembali ke Televisi dengan Peran-Peran Kuat
Dalam beberapa tahun terakhir, Taylor Kitsch telah kembali ke dunia televisi dengan serangkaian penampilan yang luar biasa dalam miniseri. Ia menerima pujian atas perannya sebagai Paul Woodrugh di musim kedua serial antologi kriminal HBO, “True Detective” (2015).
Penampilannya yang paling transformatif datang pada tahun 2018 ketika ia memerankan pemimpin sekte David Koresh dalam miniseri “Waco”. Untuk peran ini, Kitsch menurunkan berat badan secara signifikan dan memberikan penampilan yang intens dan mencekam yang membuatnya mendapatkan pujian kritis yang luas.
Kesuksesan di televisi berlanjut dengan peran dalam “Painkiller” (2023), di mana ia memerankan seorang pria yang kecanduan opioid, dan “The Terminal List” (2022) sebagai Ben Edwards, seorang mantan Navy SEAL. Ia dijadwalkan untuk kembali memerankan karakternya dalam serial prekuel “The Terminal List: Dark Wolf”.
Kesuksesan dan Penghargaan
Meskipun awal karier filmnya dihadapkan pada tantangan box office, Taylor Kitsch telah berhasil membangun kembali kariernya dengan memilih peran-peran yang kompleks dan menantang, terutama di televisi. Kesuksesannya tidak hanya diukur dari kinerja box office, tetapi juga dari pengakuan kritis yang terus ia terima untuk penampilannya yang berani dan transformatif.
Kitsch telah menerima beberapa nominasi penghargaan sepanjang kariernya, termasuk untuk perannya dalam “Friday Night Lights” dan “The Normal Heart”. Karyanya dalam “Waco” secara luas dianggap sebagai salah satu penampilan terbaiknya hingga saat ini. Di luar penghargaan formal, kesuksesan terbesarnya terletak pada kemampuannya untuk terus berkembang sebagai seorang aktor, memilih proyek-proyek yang beresonansi secara pribadi dan menampilkan dedikasinya pada seni peran. Dengan proyek-proyek mendatang yang menarik, Taylor Kitsch terus membuktikan dirinya sebagai salah satu aktor paling berbakat dan tangguh di generasinya.






