Biografi Robert De Niro
Biografi Lengkap Robert De Niro
Robert Anthony De Niro Jr., lahir pada 17 Agustus 1943 di Manhattan, New York City, adalah salah satu aktor, sutradara, produser, dan pengusaha Amerika paling berpengaruh dalam sejarah perfilman. Kini berusia 82 tahun (pada 2026), De Niro dikenal dengan pendekatan method acting-nya yang intens, di mana ia sering kali mengubah fisik dan mentalnya secara ekstrem untuk peran. Karirnya yang mencakup lebih dari 120 film telah membawanya meraih dua Academy Awards, dan ia dianggap sebagai ikon sinema Amerika. Selain akting, ia aktif dalam bisnis, festival film, dan aktivisme politik, termasuk kritik tajam terhadap mantan Presiden Donald Trump.
Kehidupan Awal dan Latar Belakang Keluarga
De Niro lahir sebagai anak tunggal dari pasangan seniman Virginia Admiral (ibu, keturunan Belanda, Inggris, Prancis, dan Jerman) dan Robert De Niro Sr. (ayah, keturunan Irlandia dan Italia). Orang tuanya bertemu di kelas lukis di Provincetown, Massachusetts, tapi berpisah saat De Niro berusia dua tahun setelah ayahnya mengaku sebagai gay. Meski demikian, De Niro tetap dekat dengan ayahnya yang tinggal di dekatnya di Greenwich Village dan Little Italy. Ibunya, yang dibesarkan sebagai Presbyterian tapi menjadi ateis, bekerja sebagai pengetik dan editor untuk mendukung keluarga. Ayahnya, seorang pelukis ekspresionis abstrak, memengaruhi minat De Niro pada seni, dan pada 2015, De Niro memproduksi dokumenter Remembering Robert De Niro Sr. untuk menghormatinya.
De Niro dibaptis secara diam-diam sebagai Katolik oleh kakek-neneknya selama perceraian orang tuanya, meski ia tumbuh tanpa agama yang kuat. Dijuluki “Bobby Milk” oleh anak-anak jalanan di Little Italy karena kulitnya yang pucat, De Niro sering bergaul dengan kelompok jalanan meski ayahnya melarangnya. Fakta menarik yang jarang diketahui: Meski terkenal dengan peran Italia-Amerika seperti di The Godfather Part II, De Niro hanya seperempat Italia secara keturunan—sisanya campuran Irlandia, Belanda, Prancis, Jerman, dan Inggris. Kakek buyutnya dari pihak ayah berasal dari Ferrazzano, Italia.
Pendidikan
De Niro bersekolah di PS 41 hingga kelas enam, di mana ia debut panggung pada usia 10 tahun sebagai Cowardly Lion dalam produksi sekolah The Wizard of Oz. Ia kemudian berpindah ke Elisabeth Irwin High School, High School of Music & Art (hanya kelas sembilan), IS 71, McBurney School, dan Rhodes Preparatory School. Pemalu sejak kecil, De Niro menemukan akting sebagai cara mengatasi ketakutannya. Ia dropout SMA pada usia 16 tahun untuk fokus pada akting, terinspirasi oleh aktor TV yang menurutnya “tidak terlalu bagus” tapi sukses. Ia belajar di HB Studio, Stella Adler Conservatory (metode Stanislavski), dan Lee Strasberg’s Actors Studio, dipengaruhi oleh Marlon Brando, Montgomery Clift, dan James Dean.
Karir Awal
De Niro memulai karir di panggung off-Broadway dan film indie pada 1960-an, seperti The Wedding Party (1963, dirilis 1969) karya Brian De Palma. Peran kecilnya termasuk Encounter (1965), Greetings (1968), dan Bloody Mama (1970). Terobosan datang pada 1973 dengan Bang the Drum Slowly (sebagai pemain bisbol sakit) dan Mean Streets (kolaborasi pertama dengan Martin Scorsese, memerankan Johnny Boy yang gila). Pada 1974, ia memenangkan Oscar pertama sebagai Vito Corleone muda di The Godfather Part II—prestasi unik karena memenangkan Oscar untuk peran berbahasa Italia.
Karir Utama dan Sorotan Filmografi
De Niro telah berkolaborasi sembilan kali dengan Scorsese, termasuk Taxi Driver (1976, sebagai Travis Bickle; improvisasi “You talkin’ to me?”), Raging Bull (1980, sebagai Jake LaMotta; Oscar Kedua), Goodfellas (1990), Casino (1995), The Irishman (2019), dan Killers of the Flower Moon (2023, nominasi Oscar). Film lain: The Deer Hunter (1978), Once Upon a Time in America (1984), Heat (1995, pertama kali bersama Al Pacino), Analyze This (1999, beralih ke komedi), seri Meet the Parents (2000–2010), Joker (2019), dan The Intern (2015).
Ia menyutradarai A Bronx Tale (1993) dan The Good Shepherd (2006). Mendirikan TriBeCa Productions (1989) dan Tribeca Film Festival (2002) pasca-9/11. Enam filmnya masuk National Film Registry, termasuk Taxi Driver dan Raging Bull. Fakta menarik: Untuk Taxi Driver, ia bekerja sebagai sopir taksi 15 jam sehari selama sebulan; untuk Raging Bull, ia tambah 60 pon berat badan dan belajar tinju; untuk Cape Fear (1991), ia bayar dokter gigi $5.000 untuk rusak giginya (lalu $20.000 untuk perbaiki).
Penghargaan
Dua Oscar: Best Supporting Actor (The Godfather Part II, 1974) dan Best Actor (Raging Bull, 1980). Nominasi lain: Taxi Driver, The Deer Hunter, Awakenings (1990), Cape Fear, Silver Linings Playbook (2012), Killers of the Flower Moon. Golden Globe: Best Actor (Raging Bull), Cecil B. DeMille Award (2011). BAFTA, Emmy nominasi (The Wizard of Lies, 2017), Kennedy Center Honors (2009), Presidential Medal of Freedom (2016), SAG Life Achievement (2019), Honorary Palme d’Or (2025 Cannes).
Kehidupan Pribadi
De Niro punya tujuh anak: Drena (diadopsi dari pernikahan pertama Diahnne Abbott, 1976–1988; sering main di filmnya), Raphael (dengan Abbott), kembar Julian dan Aaron (dengan Toukie Smith, via surrogate, 1995), Elliot (autistik, dengan Grace Hightower; pernikahan 1997–2018), Helen (via surrogate, 2011), dan Gia (dengan pacar Tiffany Chen, lahir 2023 saat De Niro berusia 79—salah satu ayah tertua di Hollywood). Cucu pertamanya, Leandro De Niro Rodriguez, meninggal pada 2023 karena overdosis obat. Pada 2025, anaknya Airyn keluar sebagai transgender, didukung De Niro. Ia didiagnosis kanker prostat (2003, sembuh pasca-operasi). Punya properti di Tribeca, East Side, West Side, dan estate 78 hektar di Gardiner, New York.
Usaha Bisnis
De Niro ikut mendirikan Nobu (restoran Jepang-Peru, 1994; kini 39 restoran dan 8 hotel di lima benua), Greenwich Hotel, dan Tribeca Grill. Ia mitra dengan Nobu Matsuhisa dan Meir Teper. Pada 2015, bermitra dengan James Packer untuk ekspansi. Juga stakeholder di Paradise Found Nobu Resort di Barbuda. Kekayaan bersihnya diperkirakan $500 juta.
Keterlibatan Politik
Demokrat garis keras, De Niro mendukung Bill Clinton, Hillary Clinton (2016), Joe Biden (2020), dan Kamala Harris (2024). Ia anti-fracking (Artists Against Fracking, 2012), dukung Israel (acara Friends of the Israel Defense Forces, 2016), dan kritis terhadap Trump—sebut Trump “badut” dan “diktator palsu”. Pada 2024, ia kehilangan penghargaan NAB setelah kritiknya terhadap Trump. Kontroversi: Dukung film anti-vaksin Vaxxed (2016, ditarik dari Tribeca; ia ragu hubungan vaksin-autisme karena anaknya Elliot). Pada 2018, ia target bom surat. Pada 2026, ia terus vokal: “Saya merasa dikhianati negara saya” terkait Trump.
Aktivitas Terbaru (Hingga 2026)
Pada 2025, De Niro menerima Honorary Palme d’Or di Cannes. Ia bintangi dan produksi Zero Day (Netflix, 2025), Ezra (2024, tentang autisme anaknya), About My Father (2023), Savage Salvation (2022), dan Amsterdam (2022). Proyek mendatang: Wise Guys (mob drama). Ia aktif di iklan (Moncler, 2025, dengan Al Pacino) dan tetap sehat tanpa isu kesehatan besar.
Fakta Menarik yang Jarang Diketahui
- De Niro produksi video game 9: The Last Resort (1996, puzzle point-and-click).
- Ditangkap di Prancis (1988) karena melecehkan fotografer; pada 1998, diinterogasi terkait cincin prostitusi internasional tapi dibebaskan (ia klien tapi tak terlibat anak di bawah umur).
- Tolak peran Yesus di The Last Temptation of Christ (1988).
- Koleksi filmnya disumbang ke Harry Ransom Center (2006).
- Lagu Bananarama “Robert De Niro’s Waiting…” (1984) hit No. 3 di UK.
- Jadi presiden juri Moscow Film Festival (1987).
- Gugat karyawan $6 juta (2019) karena binge-watch Friends; gugat diskriminasi gender (2019, perusahaan bayar $1.2 juta, ia tak bertanggung jawab).
- Punya kewarganegaraan Italia (2006); hentikan proyek bandara Barbuda (2018) karena isu lingkungan.
- Suara di animasi seperti Shark Tale (2004); mundur dari The Departed (2006) untuk sutradarai The Good Shepherd.
De Niro tetap aktif dan berpengaruh, membuktikan dedikasinya pada seni dan masyarakat.



