Oona Chaplin

Aktor di

Oona memulai karirnya dengan film pendek dan peran kecil di Inggris serta Spanyol. Ia sering bermain bersama ibunya di film seperti Inconceivable, ¿Para qué sirve un oso?, Imago Mortis, dan Anchor and Hope.

Peran terobosan datang pada 2011-2012:

  • Marnie Madden di serial BBC The Hour.
  • Pacar John Watson di episode Sherlock (“A Scandal in Belgravia”).

Ia mencuri perhatian dunia sebagai Talisa Maegyr di Game of Thrones (musim 2-3, 2012-2013), istri Robb Stark yang tragis.

Peran penting lainnya:

  • Kitty Trevelyan di The Crimson Field (BBC, 2014).
  • Greta di episode spesial Black Mirror: White Christmas (2014).
  • Ruth di film romantis The Longest Ride (2015).
  • Zilpha Geary di serial Taboo (2017, bersama Tom Hardy).

Puncak karir terbaru adalah bergabung dengan franchise Avatar James Cameron sebagai Varang, pemimpin suku Ash People yang kuat dan kompleks. James Cameron memuji audisinya sebagai “mesmerising”, menyebut Oona mampu menampilkan lapisan seksualitas, dominasi, dan kemarahan dengan sempurna. Peran ini muncul di Avatar: Fire and Ash (2025) dan sekuel berikutnya.

Oona fasih berbahasa Inggris, Spanyol, dan Prancis, yang membantunya bermain di produksi internasional.

Biography

Biografi Oona Chaplin

Oona Castilla Chaplin lahir pada 4 Juni 1986 di Madrid, Spanyol. Ia adalah seorang aktris berkebangsaan Spanyol-Inggris-Swiss-Chili yang dikenal dengan peran-perannya di serial televisi dan film besar Hollywood.

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Oona tumbuh dalam keluarga seni yang kaya warisan. Ia menghabiskan masa kecilnya di berbagai negara seperti Spanyol, Inggris, Swiss, dan Kuba karena pekerjaan ibunya di dunia film. Sejak kecil, Oona belajar tari ballet, salsa, dan flamenco. Pada usia 15 tahun, ia mendapat beasiswa drama dan bersekolah di Gordonstoun School di Skotlandia, di mana ia aktif bermain teater, termasuk tur produksi Romeo and Juliet dan memerankan karakter Bottom dalam adaptasi A Midsummer Night’s Dream di Edinburgh Festival Fringe (ia bahkan berpakaian seperti kakeknya, Charlie Chaplin).

Setelah lulus, Oona diterima di Royal Academy of Dramatic Art (RADA) di London dan lulus pada tahun 2007. Pendidikan formal ini menjadi fondasi karir aktingnya.

Latar Belakang Keluarga

Oona adalah bagian dari keluarga Chaplin yang legendaris:

  • Ibu: Geraldine Chaplin (aktris terkenal, putri Charlie Chaplin).
  • Ayah: Patricio Castilla (sinematografer Chili).
  • Kakek dari pihak ibu: Charlie Chaplin (ikon film bisu dunia).
  • Nenek dari pihak ibu: Oona O’Neill (putri penulis drama Eugene O’Neill, pemenang Nobel).
  • Buyut: Eugene O’Neill (penulis drama Amerika pemenang Nobel).

Nama “Oona” diambil dari neneknya, Oona O’Neill Chaplin. Ia memiliki saudara tiri bernama Shane dari hubungan ibunya dengan sutradara Carlos Saura. Meski tidak pernah bertemu kakeknya (Charlie Chaplin meninggal pada 1977), Oona sering menyebut warisan seni keluarganya sebagai inspirasi besar.

Penghargaan dan Nominasi

  • Nominasi Screen Actors Guild Award (Ensemble) untuk Game of Thrones (2014).
  • Nominasi Gaudí Award (Best Female Lead) untuk Anchor and Hope (2018).
  • Menang CinEuphoria Merit – Honorary Award untuk Game of Thrones (2020).
  • Beberapa nominasi lain untuk peran motion capture di Avatar.

Kehidupan Pribadi dan Aktivisme

Oona dikenal rendah hati dan menghindari sorotan pribadi. Ia belum menikah dan pernah bilang “selalu jatuh cinta, tapi orangnya sering berganti”. Ia penggemar berat David Attenborough dan menyebut diri “hippie” karena cinta alam.

Sebagai aktivis, Oona terlibat dalam isu kemanusiaan:

  • Relawan di kamp pengungsi.
  • Mendukung pendidikan film untuk pengungsi Saharawi via FiSahara.
  • Ambassador untuk Non-Violence Project Foundation, mempromosikan perdamaian dan pendidikan.

Ia juga mendukung isu lingkungan dan hak asasi manusia.

Fakta Menarik dari Semua Sisi

  • Warisan Chaplin: Meski tak bertemu kakeknya, Oona terinspirasi besar darinya. Ia pernah bilang saat mendengar “Charles Chaplin”, ia langsung teringat sosok berkumis dan berjalan lucu, bukan kakek tua.
  • Multibahasa dan Multikultural: Fasih Spanyol, Inggris, Prancis; tumbuh di banyak negara membuatnya adaptif.
  • Tari Flamenco: Ahli flamenco, pernah ingin jadi penari profesional tapi cedera menghentikannya.
  • Casting Avatar: James Cameron memilihnya atas beberapa bintang besar karena audisinya yang “penuh lapisan emosi”.
  • Pengaruh Kakek: Kutipan favoritnya dari Charlie Chaplin: “Love is enough to get everything done” – ia sebut saat promosi The Longest Ride.
  • Fans GoT: Sebelum casting, Oona sudah penggemar berat buku dan serial Game of Thrones.
  • Aktivisme Nyata: Pernah membantu bangun rumah di kamp pengungsi Calais dan dukung Help Refugees UK.
  • Trivia Lain: Tinggi 170 cm; pernah cedera tari; tak suka belanja, lebih suka beli tiket pesawat untuk traveling.

Oona Chaplin terus berkembang sebagai aktris serbaguna, membawa warisan keluarga Chaplin ke era modern sambil menambahkan sentuhan aktivisme dan kedalaman emosional sendiri. Karirnya diprediksi semakin cerah dengan franchise Avatar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Cast Lain