Hiroyuki Sanada

Aktor di

  1. Ballerina (2025) – Peran: Tidak disebutkan (film aksi, spin-off dari John Wick)
  2. John Wick: Chapter 4 (2023) – Peran: Shimazu
  3. Bullet Train (2022) – Peran: The Elder
  4. Mortal Kombat (2021) – Peran: Hanzo Hasashi / Scorpion
  5. Army of the Dead (2021) – Peran: Bly Tanaka
  6. Minamata (2020) – Peran: Mitsuo Yamazaki
  7. Avengers: Endgame (2019) – Peran: Akihiko
  8. The Catcher Was a Spy (2018) – Peran: Kawabata
  9. Life (2017) – Peran: Sho Murakami
  10. Mr. Holmes (2015) – Peran: Tamiki Umezaki
  11. Minions (2015) – Peran: Sumo Villain (suara)
  12. The Wolverine (2013) – Peran: Shingen Yashida
  13. 47 Ronin (2013) – Peran: Ōishi
  14. The Railway Man (2013) – Peran: Takeshi Nagase
  15. Speed Racer (2008) – Peran: Mr. Musha
  16. Rush Hour 3 (2007) – Peran: Kenji
  17. Sunshine (2007) – Peran: Kaneda
  18. The White Countess (2005) – Peran: Matsuda
  19. The Promise (2005) – Peran: General Guangming
  20. The Last Samurai (2003) – Peran: Ujio
  21. The Twilight Samurai (2002) – Peran: Seibei Iguchi
  22. Ring (1998) – Peran: Ryuji Takayama
  23. Round About Midnight (1999) – Peran: Moriyama Koji
  24. Tadon to Chikuwa (1998) – Peran: Asami
  25. Keisho Sakazuki (1992) – Peran: Yoshinari
  26. Legend of the Eight Samurai (1984) – Peran: Shinbei
  27. Yagyu Clan Conspiracy (1978) – Peran: Hayate
  28. Rokyoku komori-uta (1965) – Peran: Tidak disebutkan (debut film pada usia 5 tahun)
Biography
Hiroyuki Sanada, yang lahir dengan nama Hiroyuki Shimozawa pada 12 Oktober 1960 di Tokyo, Jepang, adalah seorang aktor dan produser Jepang yang telah meraih ketenaran internasional berkat bakat aktingnya yang luar biasa serta keahliannya dalam seni bela diri. Sanada dikenal luas melalui perannya dalam berbagai genre film, termasuk aksi, drama, dan fantasi, baik di Jepang maupun di Hollywood. Ia telah menerima sejumlah penghargaan bergengsi, seperti Golden Globe Award, dua Primetime Emmy Awards, Japan Academy Film Prize, serta penghargaan dari Yokohama Film Festival. Pada tahun 2018, ia dianugerahi Medal of Honor with Purple Ribbon oleh pemerintah Jepang atas kontribusinya dalam perkembangan seni.
Kehidupan Awal dan Pendidikan
Sanada lahir di Shinagawa, Tokyo, dan dibesarkan dalam keluarga sederhana. Ia kehilangan ayahnya pada usia 11 tahun, sebuah peristiwa yang menjadi titik balik dalam hidupnya. Sejak kecil, ia menunjukkan ketertarikan pada seni bela diri dan olahraga, khususnya baseball, yang ia mainkan sebagai catcher mulai dari usia 8 tahun. Sanada mempelajari Shorinji Kempo dan kemudian meraih sabuk hitam di Kyokushin Karate, keahlian yang sangat membantunya dalam karier aktingnya, terutama di film-film aksi.
Karier hiburannya dimulai pada usia lima tahun setelah ia ditemukan oleh seorang entertainer saat bermain bersama anak aktor Kokichi Takada. Ia bergabung dengan Himawari Theatre Group dan menjadi model untuk majalah anak-anak. Pada tahun 1966, Sanada memulai debut filmnya dalam Rokyoku komori-uta (juga dikenal sebagai Game of Chance), memerankan putra dari karakter yang diperankan oleh Shin’ichi Chiba (Sonny Chiba). Setelah kematian ayahnya, ia sempat berhenti berakting untuk menjalani kehidupan normal sebagai anak-anak, yang memberinya kesempatan untuk menonton film sebagai penonton dan mengembangkan perspektifnya.
Karier Awal dan Perkembangan
Pada usia 12 tahun, Sanada bergabung dengan Japan Action Club yang didirikan oleh Sonny Chiba, di mana ia dilatih sebagai aktor aksi dan stuntman. Ia kembali ke dunia akting pada usia 18 tahun dengan nama panggung Hiroyuki Sanada dalam film Yagyu Clan Conspiracy (1978), yang mengantarkannya menjadi bintang aksi terkenal. Pada tahun 1982, ia lulus dari Nihon University dengan gelar Bachelor of Arts di bidang Film Science.
Sepanjang tahun 1980-an, Sanada membintangi berbagai film aksi di Jepang dan Hong Kong, salah satunya Legend of the Eight Samurai (1984), yang menjadi film nomor satu di Jepang pada masanya. Ia juga dikenal dengan julukan “Henry,” “Harry,” atau “Duke” Sanada di kalangan penggemar internasional.
Karier Internasional
Sanada mulai menarik perhatian dunia internasional pada tahun 1999-2000 ketika ia memerankan karakter Fool dalam produksi bahasa Inggris King Lear bersama Royal Shakespeare Company (RSC). Ia menjadi aktor Jepang pertama yang tampil bersama RSC, dan penampilannya ini mengantarkannya menerima gelar kehormatan MBE (Member of the British Empire) pada tahun 2002 atas kontribusinya dalam menyebarkan budaya Inggris di Jepang.
Karier Hollywood-nya dimulai pada tahun 2003 dengan peran sebagai Ujio dalam The Last Samurai, beradu akting dengan Tom Cruise. Peran ini membuka jalan baginya untuk tampil dalam berbagai film Hollywood besar, seperti Rush Hour 3 (2007), Sunshine (2007), Speed Racer (2008), The Wolverine (2013), 47 Ronin (2013), Minions (2015), Life (2017), Avengers: Endgame (2019), Army of the Dead (2021), Mortal Kombat (2021), Bullet Train (2022), dan John Wick: Chapter 4 (2023).
Selain film, Sanada juga tampil dalam serial televisi Amerika, seperti Lost (2010) sebagai Dogen dan Westworld (2018-2020). Puncak kariernya terjadi pada tahun 2024 ketika ia memerankan Yoshii Toranaga dalam serial drama sejarah Shōgun, yang mengantarkannya memenangkan Primetime Emmy Awards dan Golden Globe Award.
Kehidupan Pribadi
Sanada menikah dengan aktris Satomi Tezuka pada tahun 1990 dan dikaruniai dua putra, tetapi mereka bercerai pada tahun 1997. Ia dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang membahas kehidupan pribadinya di media. Selain akting, Sanada memiliki bakat dalam musik, menyanyi, dan menari, yang ia tunjukkan dalam beberapa proyeknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Cast Lain