Biografi Aidan Scott
Aidan Scott adalah seorang aktor berbakat asal Afrika Selatan yang telah membuat gebrakan di industri hiburan internasional, terutama melalui perannya sebagai Helmeppo dalam serial Netflix One Piece (2023). Lahir pada 20 November 1996 di Afrika Selatan, Aidan kini berusia 29 tahun (pada tahun 2026) dan termasuk dalam zodiak Scorpio. Dia dikenal dengan kemampuannya berakting dalam berbagai genre, dari drama sejarah hingga adaptasi manga, serta penguasaan aksen Amerika dan Inggris yang membuatnya fleksibel dalam proyek internasional. Karirnya yang sedang naik daun telah membawanya dari panggung teater di Afrika Selatan ke layar lebar Hollywood dan panggung West End di London. Berbasis di London dan Cape Town, Aidan diwakili oleh agen Joshua Pasch dari Authentic Management.
Latar Belakang dan Masa Kecil
Aidan Scott menghabiskan masa kecilnya yang unik di Kuwait selama 15 tahun sebelum kembali ke Afrika Selatan. Pengalaman hidup di antara dua budaya yang sangat berbeda ini membentuk perspektifnya yang luas tentang dunia, yang dia anggap sebagai “kehidupan yang tidak biasa antara budaya.” Fakta menarik yang tidak banyak diketahui: Meskipun lahir di Afrika Selatan, pengaruh budaya Timur Tengah dari masa kecilnya di Kuwait membuatnya mahir dalam beradaptasi dengan lingkungan multikultural, yang kemudian membantunya dalam memerankan karakter kompleks seperti Helmeppo, seorang perwira angkatan laut yang sombong dalam adaptasi manga Jepang terlaris sepanjang masa. Pengalaman ini jarang dibahas dalam wawancara, tapi menjadi fondasi ketangguhannya di industri hiburan yang kompetitif.
Pendidikan dan Awal Karir
Aidan menempuh pendidikan di bidang Teater dan Pertunjukan di University of Cape Town pada tahun 2016. Selama tahun ketiga kuliahnya, dia mendapatkan peran profesional pertamanya sebagai Trotter dalam produksi The Mousetrap, sebuah drama misteri klasik karya Agatha Christie. Produksi ini tur ke seluruh Afrika Selatan dan Selandia Baru pada tahun 2019, menandai debut internasionalnya di panggung teater. Fakta menarik yang jarang diketahui: Tur ini bukan hanya pencapaian awal, tapi juga pengalaman unik di mana Aidan harus beradaptasi dengan audiens dari dua negara berbeda, termasuk penyesuaian aksen dan gaya pertunjukan. Hal ini membantu membangun kepercayaan dirinya sebelum melangkah ke film.
Debut layar pertamanya datang pada tahun 2018 melalui film pendek Action Point. Diikuti oleh peran kecil dalam Hand Off (2019), dan kemudian peran yang lebih menonjol sebagai Harvard Friend dalam film remaja populer The Kissing Booth 2 (2020), yang dibintangi Joey King dan Jacob Elordi. Pada tahun yang sama, dia muncul dalam serial podcast Between the Devil, menunjukkan versatilitasnya di media audio.
Karir Puncak dan Proyek Terbaru
Karir Aidan melejit pada tahun 2022 ketika dia memerankan Theodore Roosevelt muda (pada usia 27 tahun dalam cerita) dalam miniseri History Channel tentang presiden AS tersebut, diproduksi oleh Appian Way milik Leonardo DiCaprio. Pada tahun yang sama, dia berperan sebagai James Matheny dalam miniseri tentang kehidupan Abraham Lincoln, juga dari History Channel. Fakta menarik yang tidak banyak orang tahu: Kolaborasi dengan Appian Way adalah pencapaian besar, tapi Aidan sempat mengalami tantangan dalam memerankan figur sejarah AS dengan aksen Amerika yang autentik, meskipun dia berlatih intensif selama berbulan-bulan. Ini adalah salah satu proyek di mana dia bekerja dengan tim produksi Hollywood tanpa pernah bertemu DiCaprio secara langsung, yang dia sebut sebagai “pengalaman surealis.”
Pada tahun 2023, Aidan menghabiskan sembilan bulan syuting untuk serial Netflix One Piece, di mana dia memerankan Helmeppo, karakter antagonis yang kemudian berkembang. Serial ini, adaptasi dari manga terlaris karya Eiichiro Oda, menjadi hit global dan mendapat pujian atas penampilan Aidan yang mirip dengan versi asli manga. Penggemar di Reddit memuji bagaimana dia membuat Helmeppo “sangat tidak disukai tapi akurat,” yang membuatnya menjadi sorotan. Di panggung teater, dia berperan sebagai Lysander dalam A Midsummer Night’s Dream (2023) dan Ralph dalam Don’t Make Tea oleh perusahaan teater Birds of Paradise, yang sukses di Edinburgh Fringe Festival dan kemudian dipentaskan di West End pada tahun 2024—menandai debut West End-nya. Proyek lain termasuk The Power (2023) dan The Fix (2024).
Hingga tahun 2026, Aidan terus aktif di film dan teater. Dia juga menawarkan layanan coaching akting, seperti analisis adegan, pelatihan aksen, dan persiapan audisi, melalui platform seperti WeAudition. Fakta menarik yang jarang diketahui: Meskipun terkenal lewat One Piece, Aidan sebenarnya memulai karirnya dengan fokus teater, dan pengalaman tur ke Selandia Baru membuatnya jatuh cinta dengan perjalanan, yang kemudian membantunya bertahan selama syuting panjang di lokasi internasional untuk Netflix.
Kehidupan Pribadi dan Fakta Menarik Lainnya
Aidan berasal dari Afrika Selatan dan telah menjalin hubungan dengan pacarnya, Robyn, sejak tahun 2021. Dia jarang membagikan detail pribadi, tapi dikenal sebagai orang yang rendah hati dan fokus pada karir. Fakta menarik yang tidak banyak orang tahu: Aidan pernah memerankan Abraham Lincoln dalam sebuah film pada 2022, tapi proyek itu kurang dipromosikan dibandingkan peran Roosevelt-nya, membuatnya menjadi “rahasia” di antara penggemar sejarah. Selain itu, latar belakang multikulturalnya membuatnya mahir dalam bahasa dan budaya, yang dia gunakan untuk mendukung proyek inklusif seperti Don’t Make Tea, sebuah produksi oleh perusahaan teater penyandang disabilitas terkemuka di Skotlandia.
Aidan Scott terus berkembang sebagai aktor serba bisa, dengan potensi besar di masa depan. Karirnya yang dimulai dari teater lokal kini telah mencapai panggung global, membuktikan bahwa ketekunan dan adaptasi adalah kunci suksesnya.



