Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank
blank

Knights of the Zodiac


“Knights of the Zodiac”, juga dikenal sebagai Saint Seiya, adalah serial anime dan manga Jepang karya Masami Kurumada yang pertama kali dirilis pada 1986. Cerita ini mengikuti sekelompok pejuang muda yang disebut “Saints” (Ksatria), yang melindungi dewi Athena dan dunia dari ancaman jahat. Setiap Ksatria mengenakan armor suci yang terinspirasi dari konstelasi zodiak dan memiliki kekuatan kosmik yang luar biasa. Tokoh utama, Seiya, adalah Ksatria Pegasus yang berjuang bersama teman-temannya untuk menghadapi musuh seperti Ksatria lain, dewa, dan makhluk mitologi. Serial ini penuh dengan aksi, petualangan, tema persahabatan, pengorbanan, dan mitologi Yunani, dengan pertarungan epik dan nilai-nilai moral yang kuat.
Serial ini telah diadaptasi ke berbagai media, termasuk anime klasik, manga, film live-action (2023), dan serial CG Netflix (Knights of the Zodiac: Saint Seiya). Gaya narasinya menggabungkan elemen fantasi, mitologi, dan drama, dengan visual yang dinamis dan desain armor yang ikonik.
Kecocokan dengan Anak
Kecocokan Knights of the Zodiac untuk anak tergantung pada usia, tingkat kematangan, dan preferensi mereka, serta versi adaptasi yang ditonton. Berikut adalah analisisnya:
  1. Usia yang Direkomendasikan:
    • Anime klasik (Saint Seiya) dan manga umumnya ditujukan untuk remaja (13 tahun ke atas, rating PG-13).
    • Serial Netflix CG (Knights of the Zodiac: Saint Seiya) sedikit lebih ramah untuk anak (direkomendasikan untuk usia 10 tahun ke atas), tetapi tetap memiliki kekerasan fantasi.
    • Film live-action (2023) memiliki rating PG-13 karena adegan aksi dan kekerasan yang intens.
  2. Konten yang Perlu Dipertimbangkan:
    • Kekerasan: Serial ini berfokus pada pertarungan fisik dan magis yang intens, dengan adegan darah ringan (terutama di anime klasik), luka, dan kematian karakter. Meski bersifat fantasi, adegan ini mungkin terlalu berat untuk anak di bawah 10 tahun.
    • Tema: Cerita mengandung tema berat seperti pengorbanan, kematian, dan konflik moral, yang mungkin sulit dipahami oleh anak kecil. Namun, nilai-nilai seperti keberanian, persahabatan, dan kerja sama tim bisa menjadi pelajaran positif.
    • Kompleksitas Cerita: Plot yang melibatkan mitologi Yunani dan hubungan antar-karakter mungkin membingungkan untuk anak di bawah 10 tahun, tetapi remaja biasanya dapat mengikuti dengan baik.
    • Bahasa dan Konten Sensitif: Anime klasik memiliki dialog yang relatif ringan, tetapi beberapa versi dub atau subtitle mungkin mengandung bahasa yang sedikit kasar. Serial Netflix lebih terkendali dalam hal ini.
  3. Manfaat untuk Anak:
    • Edukasi Mitologi: Cerita ini memperkenalkan anak pada mitologi Yunani (dewa seperti Athena, konstelasi zodiak) dengan cara yang menarik.
    • Nilai Moral: Tema persahabatan, keberanian, dan pengorbanan dapat menginspirasi anak untuk memahami pentingnya kerja sama dan ketahanan.
    • Daya Tarik Visual: Desain armor dan animasi yang penuh warna dapat menarik perhatian anak yang menyukai aksi dan fantasi.
  4. Panduan untuk Orang Tua:
    • Untuk anak di bawah 10 tahun, sebaiknya tonton serial Netflix CG terlebih dahulu karena lebih ringan dan modern. Tinjau episode terlebih dahulu untuk memastikan kecocokan.
    • Untuk remaja (13+), anime klasik atau manga bisa menjadi pilihan, tetapi diskusikan tema kekerasan dan pengorbanan agar mereka memahami konteksnya.
    • Gunakan kesempatan untuk mengajarkan mitologi atau nilai-nilai positif dari cerita.
    • Jika anak sensitif terhadap kekerasan atau tema kematian, pertimbangkan serial lain yang lebih ringan seperti Pokémon atau Digimon.
Kesimpulan
Knights of the Zodiac cocok untuk anak usia 10 tahun ke atas (khususnya serial Netflix) dan remaja (anime klasik/manga), tetapi kurang sesuai untuk anak di bawah 10 tahun karena kekerasan fantasi dan tema yang kompleks. Orang tua disarankan untuk mendampingi anak saat menonton dan memilih versi yang sesuai dengan usia serta tingkat kematangan anak. Serial ini bisa menjadi hiburan yang mendidik jika disesuaikan dengan konteks anak.

This content is restricted!

Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.

Sinopsis Lengkap Film “Knights of the Zodiac” (2023)

Knights of the Zodiac, yang dikenal di Jepang sebagai Saint Seiya: The Beginning, adalah film aksi fantasi live-action tahun 2023 yang diadaptasi dari manga legendaris Saint Seiya karya Masami Kurumada. Disutradarai oleh Tomasz Bagiński dan ditulis oleh Josh Campbell, Matt Stuecken, serta Kiel Murray, film ini menghadirkan kisah epik tentang keberanian, pengorbanan, dan takdir dalam dunia yang penuh mitos Yunani kuno dan kekuatan kosmik. Dibintangi oleh Mackenyu sebagai Seiya, film ini menggabungkan aksi laga, efek visual, dan narasi heroik yang menjadi ciri khas waralaba Saint Seiya. Berikut adalah sinopsis terlengkap dari film ini berdasarkan informasi yang tersedia:

Latar Belakang dan Awal Cerita
Film ini berlatar di dunia modern dengan nuansa mitologi Yunani, di mana para ksatria yang dikenal sebagai Saints memiliki kekuatan kosmik yang disebut Cosmo, yang memungkinkan mereka melakukan aksi luar biasa, seperti menghancurkan bumi atau merobek langit. Para Saints ini bertugas melindungi Athena, dewi kebijaksanaan dan perang, yang bereinkarnasi dalam tubuh manusia untuk menjaga keseimbangan dunia dari ancaman kekuatan jahat.
Cerita berpusat pada Seiya (Mackenyu), seorang remaja yatim piatu yang hidup di jalanan dengan kepribadian keras kepala dan penuh semangat. Seiya menghabiskan hari-harinya bertarung dalam pertandingan bawah tanah untuk mencari nafkah sambil berusaha menemukan adik perempuannya, Patricia, yang diculik oleh pihak misterius. Kehidupan Seiya yang sederhana berubah drastis ketika, dalam salah satu pertarungannya melawan Cassios (Nick Stahl), ia secara tak sengaja memicu ledakan cahaya biru yang misterius—tanda bahwa ia memiliki kekuatan Cosmo yang tersembunyi di dalam dirinya.

Kebangkitan Kekuatan dan Takdir Baru
Setelah insiden tersebut, Seiya ditemui oleh Alman Kido (Sean Bean), seorang pria kaya dan bijaksana yang mengungkapkan bahwa Seiya bukan remaja biasa. Alman menjelaskan bahwa Seiya ditakdirkan untuk menjadi Saint dari rasi Pegasus, salah satu ksatria legendaris yang bertugas melindungi Athena. Athena sendiri telah bereinkarnasi dalam tubuh seorang gadis muda bernama Sienna (Madison Iseman), yang juga merupakan putri angkat Alman. Sienna, yang awalnya tidak menyadari identitas sejatinya, mulai menunjukkan tanda-tanda kekuatan dewi, menjadikannya target ancaman besar.
Namun, takdir Seiya tidak berjalan mulus. Ia dikejar oleh Vander Guraad (Famke Janssen), mantan istri Alman yang memiliki agenda sendiri dan memimpin pasukan untuk menangkap Sienna. Vander percaya bahwa kekuatan Sienna sebagai Athena dapat digunakan untuk tujuan yang lebih besar, bahkan jika itu berarti menghancurkan dunia. Selain itu, Seiya juga bertemu dengan Mylock (Mark Dacascos), seorang pelayan setia Alman, dan Nero (Diego Tinoco), seorang Saint dari rasi Phoenix yang memiliki hubungan rumit dengan Seiya dan masa lalunya.

Perjalanan Menjadi Ksatria Zodiak
Untuk melindungi Sienna dan menemukan Patricia, Seiya harus menerima takdirnya sebagai Saint Pegasus. Ia menjalani pelatihan intensif di bawah bimbingan Marin (Caitlin Hutson), seorang Saint wanita dari rasi Elang yang mengajarkannya cara mengendalikan Cosmo dan bertarung sebagai ksatria. Pelatihan ini tidak hanya menguji fisik Seiya, tetapi juga memaksanya menghadapi trauma dan masa lalunya, termasuk rasa bersalah atas hilangnya adiknya.
Sepanjang perjalanan, Seiya mulai memahami dunia Saints, yang dipenuhi oleh konflik antar ksatria, pelatihan sihir kuno, dan ancaman dari dewa-dewa kuno yang mulai bangkit kembali. Sienna, sebagai Athena, juga berjuang dengan beban identitasnya sebagai dewi, yang membuatnya rentan namun juga kuat. Bersama-sama, mereka menghadapi berbagai musuh, termasuk Docrates (T.J. Storm) dan pasukan Vander, yang berusaha menghentikan misi mereka.

Konflik Utama dan Pengorbanan
Ketegangan meningkat ketika Seiya dan Sienna mengetahui bahwa Patricia mungkin memiliki kaitan dengan rencana Vander Guraad. Untuk menyelamatkan adiknya dan dunia, Seiya harus menguasai kekuatan Cosmo sepenuhnya dan menjadi Knight of the Zodiac sej) sejati. Film ini penuh dengan adegan aksi epik, termasuk pertarungan laga yang dikoreografikan dengan apik dan efek visual yang menampilkan ledakan Cosmo serta armor ikonik dari manga Saint Seiya.
Puncak cerita membawa Seiya ke konfrontasi akhir dengan Vander Guraad dan kekuatan di balik kebangkitan dewa-dewa kuno. Dalam prosesnya, Seiya harus membuat pengorbanan besar, baik secara pribadi maupun sebagai ksatria, untuk melindungi Sienna dan memastikan keselamatan dunia. Persahabatan, keberanian, dan pengorbanan menjadi tema utama saat Seiya, Sienna, dan para Saints lainnya bersatu melawan ancaman yang mengguncang alam semesta.

Konteks Produksi dan Fakta Menarik
Knights of the Zodiac adalah mimpi panjang Masami Kurumada untuk melihat karyanya diadaptasi menjadi live-action. Pengembangan film dimulai pada 2016 oleh Toei Animation, dengan syuting dilakukan di Hungaria pada akhir 2021. Film ini menampilkan kolaborasi internasional, dengan aktor seperti Mackenyu (Jepang), Madison Iseman (Amerika), dan Sean Bean (Inggris). Soundtrack film ini menampilkan lagu Courage oleh P!nk, menambah emosi pada narasi. Meskipun mendapat kritik atas naskah dan efek visual yang tidak konsisten, film ini dipuji karena setia pada semangat manga aslinya dan aksi laga yang menghibur.

Penutup
Knights of the Zodiac adalah perjalanan epik Seiya dari seorang remaja jalanan menjadi pahlawan legendaris yang melindungi Athena dan dunia. Dengan perpaduan mitologi Yunani, aksi laga, dan drama emosional, film ini menghidupkan kembali kisah Saint Seiya untuk generasi baru. Meski tidak sempurna, film ini menawarkan petualangan penuh semangat yang cocok untuk penggemar anime, manga, dan cerita heroik. Film ini tersedia untuk streaming di Netflix dan platform lain, memberikan kesempatan bagi penonton untuk menyaksikan kelahiran seorang Knight of the Zodiac.

Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank