The King’s Man
Film ini diberi rating R (Restricted) oleh MPAA, yang berarti tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 17 tahun tanpa pendampingan orang tua. Berikut pertimbangan kecocokannya:
-
Kekerasan: Film ini mengandung kekerasan intens dan grafis, seperti tembak-menembak, perkelahian pedang, penusukan, ledakan, dan adegan perang dengan darah serta mayat. Ada pula adegan yang mengganggu, seperti eksekusi keluarga, kekerasan terhadap hewan (kambing), dan gambaran kamp konsentrasi. Ini bisa terlalu berat atau menakutkan untuk anak-anak.
-
Bahasa: Mengandung banyak kata kasar, termasuk penggunaan berulang “f–k,” “s–t” (dalam variasi bahasa), “bastard,” dan lainnya, yang tidak sesuai untuk penonton muda.
-
Konten Seksual: Terdapat adegan dengan insinuasi seksual, seperti rekaman non-eksplisit yang menunjukkan seorang wanita menari dan melakukan tindakan seksual dari jarak jauh, serta dialog dan gesture bernuansa seksual. Meski tidak ada ketelanjangan, konten ini kurang pantas untuk anak.
-
Tema dan Emosi: Cerita melibatkan tema berat seperti kematian orang tua, anak dalam bahaya, dan trauma perang. Adegan seperti kematian karakter utama atau penyesalan atas perang bisa memengaruhi emosi anak yang belum siap.
-
Nilai Positif: Film ini menawarkan pesan tentang pengorbanan, keberanian, dan bahaya glorifikasi perang, yang bisa jadi bahan diskusi untuk remaja yang lebih tua. Namun, penyampaiannya sering kali dibungkus dalam kekerasan dan humor dewasa.
“The King’s Man” tidak cocok untuk anak-anak di bawah 13 tahun karena kekerasan grafis, bahasa kasar, dan konten seksual yang cukup eksplisit. Untuk remaja (14 tahun ke atas), film ini mungkin bisa ditonton dengan bimbingan orang tua, terutama jika mereka sudah familiar dengan seri Kingsman atau menyukai film aksi berlatar sejarah. Orang tua disarankan menonton terlebih dahulu atau mendampingi untuk mendiskusikan elemen sensitif, seperti kekerasan dan konteks sejarah yang diubah untuk keperluan cerita. Jika anak tertarik pada sejarah Perang Dunia I, orang tua bisa mengarahkan ke sumber yang lebih edukatif sebagai alternatif.
Sinopsis Terlengkap “The King’s Man” (2021)
“The King’s Man” menggabungkan aksi penuh gaya, humor cerdas, dan drama emosional dengan latar sejarah yang kaya. Film ini mengeksplorasi tema pengorbanan, kehormatan, dan dampak perang, sambil mempertahankan estetika visual dan koreografi pertarungan khas seri Kingsman. Meskipun lebih serius dibandingkan pendahulunya, film ini tetap menyajikan momen-momen ringan, seperti tarian eksentrik Rasputin atau dialog jenaka Polly.
-
Ralph Fiennes sebagai Orlando Oxford
-
Harris Dickinson sebagai Conrad Oxford
-
Rhys Ifans sebagai Grigori Rasputin
-
Gemma Arterton sebagai Polly
-
Djimon Hounsou sebagai Shola
-
Matthew Goode sebagai Morton/The Shepherd
-
Charles Dance sebagai Herbert Kitchener
Film ini memadukan fakta sejarah dengan fiksi, menghadirkan tokoh-tokoh nyata seperti Rasputin dan Kitchener dalam konteks yang dibumbui kreativitas. Durasi film sekitar 131 menit, dengan rating R karena kekerasan grafis dan bahasa kasar.
Questions & Answers
Please log in to ask a question.
No questions yet. Be the first to ask!
The King's Man ini prekuel dari film Kingsman, ceritanya tentang awal mula berdirinya organisasi mata-mata itu. Cerita berfokus pada Duke of Oxford yang punya misi pribadi mencegah Perang Dunia I. Banyak intrik politik dan aksi pertempuran. Jujur, film ini kurang cocok untuk anak-anak. Saya sarankan usia 17 tahun ke atas. Ada pesan positif soal pengorbanan demi kebaikan bersama dan pentingnya keluarga, tapi sayangnya tenggelam dalam adegan kekerasan yang cukup brutal dan berdarah. Kekerasan fisik dengan pedang dan senjata api digambarkan secara gamblang. Sepanjang film, karakter minum alkohol dan merokok, meski tidak dijadikan glorifikasi. Bahasanya juga kasar, ada beberapa umpatan khas Inggris. Adegan seksual tidak ada, hanya sedikit dialog soal rayuan. Keberagaman karakter lumayan, ada tokoh dari Afrika dan Asia. Intinya, ada pesan positif soal sejarah dan pengorbanan, tapi kekerasan dan bahasanya terlalu keras. Saya tidak rekomendasikan untuk anak di bawah 17 tahun.
Belum ada review. Jadilah yang pertama!




