Resident Evil: Retribution
“Resident Evil: Retribution” adalah film aksi horor fiksi ilmiah yang dirilis pada tahun 2012, merupakan installment kelima dalam seri film Resident Evil yang diadaptasi dari video game karya Capcom. Disutradarai oleh Paul W.S. Anderson, film ini melanjutkan kisah Alice (Milla Jovovich) yang terbangun di fasilitas rahasia milik Umbrella Corporation setelah peristiwa di film sebelumnya. Dalam usahanya melarikan diri, Alice menghadapi berbagai simulasi mematikan, zombie, dan klon yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan bernama Red Queen. Bersama sekutu baru dan lama, ia berjuang untuk mengungkap kebenaran di balik infeksi T-Virus dan rencana jahat Umbrella. Film ini menawarkan aksi tanpa henti, efek visual yang intens, dan suasana horor khas seri ini.
“Resident Evil: Retribution” memiliki rating R (Restricted) atau setara 17+ karena kekerasan grafis, darah, dan gore yang cukup eksplisit, termasuk adegan melawan zombie dan makhluk mutan dengan senjata api serta senjata tajam. Selain itu, terdapat bahasa kasar dan suasana mencekam yang tidak sesuai untuk anak-anak. Tema cerita yang kompleks dan fokus pada horor serta aksi brutal membuat film ini kurang cocok untuk penonton di bawah usia 17 tahun tanpa bimbingan orang tua. Film ini lebih ditujukan untuk remaja akhir atau dewasa yang menyukai genre horor fiksi ilmiah dan sudah terbiasa dengan intensitas kekerasan dalam seri Resident Evil. Untuk anak-anak atau remaja awal, film ini bisa terlalu menakutkan atau membingungkan, sehingga tidak direkomendasikan.
Questions & Answers
Please log in to ask a question.
No questions yet. Be the first to ask!
Film ini bercerita tentang Alice yang terjebak di dalam simulasi bawah air milik perusahaan jahat Umbrella. Dia harus melawan pasukan zombie dan makhluk mutan sambil berusaha melarikan diri. Jujur, film ini jelas bukan untuk anak-anak. Rating R-17+ sangat pas. Adegan kekerasannya intens dan berdarah-darah, bahkan untuk remaja 15 tahun ke atas mungkin terlalu berat. Banyak tembakan, ledakan, dan pertarungan brutal yang bisa bikin mimpi buruk. Pesan positifnya? Mungkin soal ketahanan dan keberanian Alice untuk bertahan hidup. Tapi jujur, itu tenggelam oleh aksi kekerasan yang dominan. Yang perlu diwaspadai: dialognya banyak makian kasar (f*ck, dammit), adegan kekerasan eksplisit dengan tembakan dan pisau, serta beberapa adegan seksual implisit. Tidak ada rokok atau narkoba yang menonjol. Kesimpulan: Saya tidak merekomendasikan film ini untuk anak-anak sama sekali. Untuk remaja 17 tahun ke atas dengan pengawasan orang tua mungkin masih bisa, asalkan mereka sudah dewasa secara emosional.
Belum ada review. Jadilah yang pertama!




