Sonic the Hedgehog 3
- PG
- 2024
- Paramount Pictures
“Sonic the Hedgehog 3” adalah film petualangan aksi yang melanjutkan kisah Sonic bersama Knuckles dan Tails dalam menghadapi musuh baru yang tangguh, Shadow the Hedgehog, yang memiliki kekuatan luar biasa.
Disutradarai oleh Jeff Fowler, film ini menampilkan kembali Jim Carrey sebagai Dr. Robotnik, dengan Ben Schwartz mengisi suara Sonic, Idris Elba sebagai Knuckles, dan Colleen O’Shaughnessey sebagai Tails.
Keanu Reeves turut bergabung sebagai pengisi suara Shadow.
Film ini dijadwalkan rilis di bioskop pada 20 Desember 2024.
Questions & Answers
Please log in to ask a question.
No questions yet. Be the first to ask!
Sonic, Tails, dan Knuckles kembali beraksi saat musuh baru muncul: Shadow si landak hitam yang misterius. Shadow kabur dari penjara bawah tanah milik pemerintah dan Sonic harus mencari tahu kenapa dia begitu kuat. Ternyata Shadow punya dendam masa lalu yang berhubungan dengan kakek jahat Doctor Eggman. Film ini penuh kejar-kejaran, ledakan, dan pertarungan cepat antara landak super, tapi ada juga momen serius soal kesedihan dan pengampunan. Cocok untuk anak usia 8 tahun ke atas. Adegan kekerasan lebih intens dari film sebelumnya: ada tembakan laser, tabrakan kendaraan, dan pukulan yang terasa keras meski tidak berdarah. Tapi yang perlu diwaspadai adalah adegan menyedihkan saat Shadow mengingat kematian sahabatnya—bisa bikin anak kecil bingung atau sedih. Tidak ada rokok, alkohol, narkoba, atau adegan seksual sama sekali. Bahasanya masih ramah, cuma beberapa 'sialan' dan 'bodoh' yang mungkin ditiru anak. Pesan positifnya kuat: pentingnya keluarga, memaafkan kesalahan masa lalu, dan bekerja sama meski berbeda pendapat. Keberagaman terlihat dari karakter manusia dari berbagai latar belakang, tapi tetap didominasi kulit putih. Kesimpulannya, film ini layak ditonton kalau anak sudah paham konsep kematian dan dendam. Orang tua bisa dampingi untuk jelaskan adegan sedihnya.
Banyak Berantem, Anak Jangan Nonton Sendiri
Anakku (6,5 tahun) suka banget dengan tokoh Sonic ini. Salah satunya karena Sonic ini tokoh yang sudah familiar lewat game. “Keren karena bisa lari kenceng banget,” kata anakku waktu kutanya…
Banyak Berantem, Anak Jangan Nonton Sendiri
Anakku (6,5 tahun) suka banget dengan tokoh Sonic ini. Salah satunya karena Sonic ini tokoh yang sudah familiar lewat game. “Keren karena bisa lari kenceng banget,” kata anakku waktu kutanya kenapa dia suka Sonic.
Sonic yang ketiga ini ceritanya fokus pada bagaimana Sonic bersama dua temannya sesama landak ajaib itu melawan Shadow. Shadow berwujud sama dengan Sonic, hanya warnanya lebih gelap. Shadow ini awalnya baik, tapi karena dia dikurung untuk waktu yang lama dan dipisahkan dari sahabat yang ia sayangi, ida berubah dari jahat. Ia kemudian dimanfaatkan profesor jahat untuk menghancurkan dunia. Sebuah cerita super hero yang sudah umum.
Aksi Sonic dkk menghentikan Shadow ini yang menjadi benang merahnya. Ya akhirnya banyak aksi, adegan berantem, adu kekuatan, dan sejenisnya. Adegan berkelahi yang nyaris ada di sepanjang film ini perlu orangtua untuk memberi tahu konteksnya. Soalnya serem juga ya kalau anak jadi berpikir semua persoalan boleh dibereskan dengan pukul-pukulan gitu.
Catatan lainnya, dialognya ada yang berupa makian atau frasa-frasa yang tidak mudah dipahami. Ungkapan yang keluar saat tokoh marah atau berkelahi. Jadinya perlu dijelaskan juga maksudnya ke anak.
Karena agak dheg-dhegan ya bakal ngasih efek negatif karena banyak adegan kekerasan, anakku kutanya setelah nonton. Apa yang baik dari film ini? “Teamwork,” gitu jawabnya. Tampaknya adegan Sonic meninggalkan teman-temannya saat beraksi dan menyesal karena ternyata teman-temannya sangat membantunya itu membekas sekali.






