Biografi Preity Zinta
Bagi penonton Hindi cinema era 2000-an, Preity Zinta adalah wajah yang sulit dilupakan karena tawanya yang lebar dan karakter perempuan yang berani bersuara. Ia lahir pada 31 Januari 1975, menempuh pendidikan bahasa Inggris dengan predikat honors, dan sempat mendalami psikologi kriminal sebelum dunia model mengubah rencananya. Kombinasi latar akademik dan keberanian itu terbawa ke banyak peran yang ia pilih.
Debut dua film dalam satu tahun
Titik masuknya ke layar lebar terjadi pada 1998 lewat Dil Se arahan Mani Ratnam dan Soldier di tahun yang sama. Keduanya mengantarnya pada Filmfare Award for Best Female Debut, sebuah awal yang jarang dialami pendatang baru. Peran sebagai ibu muda di Kya Kehna (2000) kemudian menunjukkan bahwa ia mampu menanggung cerita yang lebih berat daripada sekadar romance ringan. epanjang awal 2000-an ia berpindah dari satu genre ke genre lain, mulai dari Sangharsh (1999) dan Chori Chori Chupke Chupke (2001) sampai Dil Chahta Hai (2001), Dil Hai Tumhaara (2002), dan Armaan (2003). Kritikus menyebut karakter-karakternya sering melawan pakem perempuan India di layar, terutama karena ia jarang memerankan sosok yang pasrah.
Kal Ho Naa Ho dan puncak popularitas
Filmfare Award for Best Actress datang lewat Kal Ho Naa Ho (2003), film yang mempertemukannya dengan Shah Rukh Khan dan Saif Ali Khan. Setelah itu ia membintangi dua film terlaris berturut-turut, Koi… Mil Gaya (2003) dan Veer-Zaara (2004). Peran sebagai perempuan modern yang mandiri di Salaam Namaste (2005) serta Kabhi Alvida Naa Kehna (2006) memperkuat posisinya di pasar dalam negeri maupun luar negeri. a lalu mencoba panggung internasional lewat drama Kanada Heaven on Earth (2008) dan pulang membawa Silver Hugo Award for Best Actress serta nominasi Genie Award. Setelah jeda panjang, ia memproduksi sendiri Ishkq in Paris (2013), yang sayangnya tidak banyak meninggalkan jejak di box office.
Aktivisme dan bisnis kriket
Di luar akting, Zinta tercatat sebagai salah satu pemilik tim Punjab Kings di Liga Premier India sejak 2008 dan pemilik tim Stellenbosch Kings di liga T20 Afrika Selatan sejak 2017. Ia juga pernah menulis kolom untuk BBC News Online South Asia antara 2004 dan 2005 serta menjadi pembawa acara televisi.
Ia dikenal sebagai saksi tunggal yang tetap pada keterangannya saat kasus Bharat Shah pada 2004, sikap yang membuatnya menerima Godfrey Phillips National Bravery Award. Perusahaan produksinya, PZNZ Media, menaungi sejumlah proyek yang ia bintangi. Kombinasi karier layar, bisnis, dan aktivisme membuat namanya tetap relevan jauh setelah masa jayanya di box office.
Fakta singkat
- Lahir 31 Januari 1975 dengan latar studi psikologi kriminal.
- Debut lewat Dil Se dan Soldier pada 1998.
- Meraih Filmfare Best Female Debut atas dua film pertamanya.
- Filmfare Best Actress lewat Kal Ho Naa Ho (2003).
- Co-owner Punjab Kings di Liga Premier India sejak 2008.
Cast :
Sepanjang kariernya, Preity Zinta meninggalkan jejak lewat deretan film berikut.
| Judul | Tahun | Peran |
| Dil Se | 1998 | Preeti Nair |
| Soldier | 1998 | Preeti |
| Kya Kehna | 2000 | Priya Bakshi |
| Dil Chahta Hai | 2001 | Shalini |
| Kal Ho Naa Ho | 2003 | Naina Catherine Kapur |
| Koi… Mil Gaya | 2003 | Nisha |
| Veer-Zaara | 2004 | Zaara Hayaat Khan |
| Salaam Namaste | 2005 | Ambar Malhotra |
| Kabhi Alvida Naa Kehna | 2006 | Rhea Saran |
| Heaven on Earth | 2008 | Chand |
| Ishkq in Paris | 2013 | Ishkq |
Cast Lainnya

Rebecca Hall
Rebecca Hall adalah aktris dan sutradara Inggris yang dikenal lewat The Prestige, Vicky Cristina Barcelona, Christine, dan film Passing yang ia sutradarai.


