Cities: Skylines II Umumkan Patch Spring Cleaning dengan Fitur Historical Building dan Alat Benchmark

Colossal Order memperkenalkan patch terbaru untuk Cities: Skylines II yang diberi nama Spring Cleaning, membawa kombinasi konten baru, penyesuaian gameplay, serta perbaikan bug yang dilaporkan komunitas. Salah satu tambahan utama adalah opsi Historical Building yang memungkinkan pemain mengunci tampilan bangunan agar tidak naik level atau ditinggalkan, sehingga estetika kota tetap terjaga sesuai keinginan. Patch ini juga menghadirkan tombol Universal Mod yang merapikan antarmuka mod dalam satu tempat, serta opsi untuk menyesuaikan ukuran toolbar dan tingkat transparansi UI.

Sebagai langkah awal peningkatan performa, Colossal Order menambahkan alat Benchmark bawaan yang memungkinkan pemain menguji performa antar patch sekaligus membantu pengembang mengumpulkan data untuk perbaikan di masa depan. Alat ini dapat diakses melalui menu utama atau dengan menambahkan parameter peluncuran -benchmark. Selain itu, patch ini menyertuh berbagai penyesuaian simulasi, termasuk perbaikan sistem pendidikan agar permintaan sekolah dasar dan menengah lebih seimbang serta koreksi bug yang membuat siswa hanya berpartisipasi dalam aktivitas rekreasi saat waktu belajar.

Sistem perkantoran juga mendapat perbaikan signifikan, di mana permintaan kantor sebelumnya terlalu bergantung pada kebutuhan perusahaan akan produk kantor sehingga memunculkan terlalu banyak perusahaan perangkat lunak. Statistik produksi kini disampel dalam rentang waktu lebih panjang untuk mengurangi fluktuasi, dan bangunan kantor Signature yang keliru dianggap tersedia untuk dijual telah diperbaiki. Colossal Order bahkan turut menyesuaikan jumlah hewan peliharaan dalam satu rumah tangga setelah menemukan adanya jumlah anjing yang terlalu berlebihan dalam simulasi kota.

Sumber: Steam

About Writer

digitalMamaID menghadirkan Screen Score sebagai wadah bagi orang tua untuk mereview konten digital anak. Ulasan dan penilaian ini akan menjadi panduan yang berharga bagi orangtua lainnya dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Artikel Terpopuler