Victoria 3 Rilis Hotfix 1.13.2, Perbaiki Transportasi Angkatan Laut dan Kecerdasan AI

Paradox Development Studio merilis Hotfix 1.13.2 untuk Victoria 3 guna menuntaskan sejumlah persoalan penting yang dilaporkan pemain, meliputi peningkatan transportasi pasukan, penyempurnaan kecerdasan buatan, perbaikan antarmuka, hingga pembenahan bug. Pengembang menegaskan bahwa hotfix mendatang akan berfokus pada kemampuan AI dalam berinteraksi dengan berbagai sistem, tidak hanya yang diperkenalkan pada pembaruan ini tetapi juga secara menyeluruh, dan menjanjikan pembahasan lebih rinci mengenai rencana pascarilis dalam dev diary pekan berikutnya. Checksum untuk versi 1.13.2 adalah `45ca`.

Pada aspek keseimbangan dan kecerdasan buatan, biaya pemeliharaan militer kini selalu dipotong sebelum konstruksi angkatan laut lain dilakukan sehingga kapal tidak lagi terkena penalti akibat alokasi kapasitas yang terlalu kecil. AI juga tidak lagi bersedia menyerahkan begitu saja negara bagian yang menguasai selat, sekaligus memperoleh perbaikan pada beberapa kasus yang sebelumnya menghambatnya melancarkan invasi laut serta penggabungan formasi unit Marine kecil yang berada di lokasi sama. Anggota power bloc kini menghasilkan involvement dengan cara yang sama seperti negara bawahan.

Sejumlah pembenahan antarmuka dan bug turut disertakan, seperti penataan ulang tombol aksi untuk Formations serta penyembunyian teknologi modifikasi kapal tanpa DLC yang aktif. Pengembang juga memperbaiki kapal suplai yang secara keliru bergabung permanen ke armada penyerang saat pertempuran berakhir tidak normal, memperjelas alasan sebuah negara tidak dapat bergabung dalam diplomatic play, hingga menuntaskan softlock pada Journal Entry Honourable Restoration akibat shogun non-Tokugawa. Rangkaian perbaikan ini menegaskan komitmen pengembangan berkelanjutan pada game grand strategy bertema era Victoria ini.

Sumber: Steam

About Writer

digitalMamaID menghadirkan Screen Score sebagai wadah bagi orang tua untuk mereview konten digital anak. Ulasan dan penilaian ini akan menjadi panduan yang berharga bagi orangtua lainnya dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Artikel Terpopuler