Ara: History Untold Rilis Update v2.1, Hadirkan Sistem National Crafting Policy dan Puluhan Culture Trait Baru

Stardock merilis Update v2.1 untuk Ara: History Untold yang menjawab masukan pemain paling sering sejak peluncuran, yakni pengelolaan crafting di seluruh kekaisaran yang terasa terlalu memakan waktu. Fitur inti pembaruan ini adalah National Crafting Policy System, yang memungkinkan pemain menetapkan prioritas crafting dan target produksi cukup sekali di tingkat nasional, lalu setiap crafter di kekaisaran akan mengikuti kebijakan itu secara otomatis tanpa perlu mengatur bengkel satu per satu. Update gratis ini kini tersedia di Steam bagi seluruh pemain.

Bagi pemain yang tetap menginginkan kontrol rinci, sistem ini menyediakan dropdown tiga mode baru pada Improvement Panel untuk menimpa kebijakan pada kota atau crafter tertentu kapan saja. CEO Stardock Brad Wardell menyatakan bahwa pembaruan ini memperbaiki masalah tanpa mencabut kendali dari pemain yang menginginkannya, sehingga mereka dapat menetapkan arah di tingkat nasional dan memfokuskan waktu pada bagian permainan yang benar-benar ingin dimainkan. Filosofi desainnya adalah membuat pemain berpikir layaknya penguasa, bukan mandor.

Di luar sistem kebijakan, v2.1 memperluas kedalaman budaya dan agama dengan 27 Culture Trait baru yang tersebar di enam domain, mulai dari Commerce, Military, Science, Government, Religion, hingga Industrial, serta tujuh Religious Verse baru bagi peradaban berfokus agama. Pembaruan ini turut membawa penyempurnaan keseimbangan seperti kota yang mengumpulkan pekerja lebih cepat seiring naik level dan variasi jarak pemukiman AI, ditambah peningkatan stabilitas dan performa berupa perbaikan rendering terrain, optimasi CPU, serta pembenahan UI. Rangkaian pembaruan ini menegaskan pengembangan berkelanjutan pada game strategi 4X berbasis giliran ini.

Sumber: Steam

About Writer

digitalMamaID menghadirkan Screen Score sebagai wadah bagi orang tua untuk mereview konten digital anak. Ulasan dan penilaian ini akan menjadi panduan yang berharga bagi orangtua lainnya dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Artikel Terpopuler