iRacing Rilis Patch 4 Musim 2026 Season 2, Perbaiki Perilaku Pace Car dan Aturan Track Limit Watkins Glen

iRacing merilis Patch 4 untuk 2026 Season 2 yang berfokus pada penyempurnaan, peningkatan, dan perbaikan bug lanjutan bagi rilis musim ini. Pengembang mengingatkan bahwa setelah memasang patch, pengguna dengan kartu grafis NVIDIA mungkin menjumpai pop-up Windows Security terkait izin akses jaringan publik dan privat untuk iRacing. Permintaan ini muncul sebagai bagian dari persiapan dukungan perangkat Apple Vision Pro yang akan datang, dan pemain yang tidak berniat menggunakan perangkat tersebut dapat mengabaikannya.

Sejumlah perbaikan penting menyentuh sisi Race Control dan server balapan. Pengembang membenahi masalah di mana pace car dapat melaju keluar pit dengan kecepatan tidak realistis lalu keliru mengikuti mobil pemimpin, situasi yang paling sering terpicu pada sesi dengan AI Driver. Selain itu, isu langka berupa ghost tow yang berpotensi membuat pembalap terkena black flag akibat masalah koneksi justru mendapat keuntungan satu lap turut diperbaiki, begitu pula kasus host sesi yang bisa terhubung ke dalam kendaraan AI. Kemampuan AI Driver dalam membaca racing line di sirkuit Watkins Glen International – Boot juga ditingkatkan.

Pada bagian antarmuka, keybind toggle raceline (Ctrl+Alt+L) kini dapat digunakan dalam mode Replay, sementara masalah dimensi peta trek yang keliru pada Weather Radar, crash-to-desktop saat berpindah sesi di layar Drive, dan checkbox ban yang terklik ganda telah dibenahi. Patch ini juga menyesuaikan track limit di Watkins Glen International, termasuk aturan di bus stop entry dengan empat ban keluar lintasan dihitung sebagai pelanggaran serta penalti perlambatan bagi yang melewati batas curb tertentu. Rangkaian penyesuaian ini menegaskan pengembangan berkelanjutan pada simulator balap daring yang menekankan realisme tinggi ini.

Sumber: Steam

About Writer

digitalMamaID menghadirkan Screen Score sebagai wadah bagi orang tua untuk mereview konten digital anak. Ulasan dan penilaian ini akan menjadi panduan yang berharga bagi orangtua lainnya dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Artikel Terpopuler