
Community Rating






Inside Out 2
(SU, Bimbingan Orangtua). Tahun Rilis: 2024.
Markas pikiran remaja Riley tiba-tiba dibongkar untuk memberikan ruang bagi sesuatu yang sama sekali tidak terduga: Emosi baru. Kegembiraan, Kesedihan, Kemarahan, Ketakutan, dan Rasa Jijik, yang telah lama menjalankan operasinya dengan sukses, tidak yakin bagaimana perasaannya ketika Kecemasan muncul. Dan sepertinya dia tidak sendirian.
This content is restricted!
Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.
Film Inside Out 2 mengenalkan anak mengenai perasaan kita dengan lebih kompleks lagi. kalau sebelumnya kita kenal perasaan: senang, sedih, marah, takut dan disgust, di Inside Out 2 kita berkenalan dengan anxiety, bosan, rasa malu. Menonton ini dengan anak usia 5 tahun, dan anakku bisa menangkap pesannya dari film ini. Setelah menonton bisa dijadikan bahan diskusi juga tentang perasaan-perasaan ini. di film ini kita diperlihatkan kemungkinan-kemungkinan jika perasaan cemas menguasai pikiran kita.
Nampaknya film ini akan sangat lebih cocok untuk anak pra remaja, karena akan sangat relate dengan apa yang mereka pikirkan dan rasakan.
Sinopsis Lengkap Inside Out 2
Dua tahun setelah kepindahannya ke San Francisco, Riley Andersen kini memasuki fase remaja dan bersiap masuk sekolah menengah atas. Ia aktif bermain hoki, olahraga yang sangat ia gemari, dan berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial yang semakin rumit. Riley menghadapi tekanan untuk diterima di tim hoki sekolahnya, menjaga hubungan dengan sahabat lamanya, serta menghadapi perpisahan dengan mereka karena perbedaan sekolah. Perubahan fisik dan psikologis akibat pubertas, seperti jerawat, suara yang berubah, dan rasa tidak nyaman dengan diri sendiri, membuat Riley semakin rentan secara emosional. Perubahan sikapnya juga mengkhawatirkan ibunya, yang memperhatikan hilangnya antusiasme Riley dalam bercerita tentang kesehariannya.
Kemunculan emosi baru, terutama Anxiety, mengguncang keseimbangan di markas besar. Anxiety, dengan niat melindungi Riley dari potensi kegagalan sosial dan masa depan yang tidak pasti, mengambil alih kendali dengan agresif. Ia mengusir Joy dan emosi inti lainnya dari ruang kendali, mengurung kenangan positif Riley, dan mulai membentuk “Sense of Self” baru yang didasarkan pada kecemasan dan keraguan diri. Anxiety mendorong Riley untuk bertindak impulsif, seperti berusaha keras menarik perhatian anggota tim hoki yang populer dan mengabaikan sahabat lamanya, yang menyebabkan konflik batin dan eksternal.
Inside Out 2 mengeksplorasi tema kesehatan mental, khususnya bagaimana remaja menghadapi perubahan emosional selama pubertas. Film ini menyoroti pentingnya keseimbangan emosi, mengakui bahwa semua emosi—baik positif maupun negatif—memiliki peran dalam membentuk identitas seseorang. Anxiety digambarkan bukan sebagai penutup, melainkan sebagai bagian alami dari pertumbuhan yang perlu dikelola. Pesan utama film ini adalah bahwa merangkul semua emosi, termasuk kecemasan dan kesedihan, membantu seseorang menjadi lebih utuh dan mampu menghadapi tantangan hidup.
Puncak cerita terjadi saat Riley mengalami serangan kecemasan selama kamp pelatihan hoki, di mana tekanan untuk tampil sempurna dan diterima teman-temannya membuatnya kewalahan. Di dalam pikiran, Joy dan emosi lainnya bekerja sama untuk membebaskan “Sense of Self” asli Riley dan meyakinkan Anxiety bahwa dominasinya tidak membantu. Dengan bantuan Sadness, yang menunjukkan pentingnya empati dan kerentanan, Riley akhirnya belajar menerima ketidaksempurnaannya dan memperbaiki hubungannya dengan sahabatnya.
- Pengembangan Cerita: Film ini dikembangkan dengan konsultasi psikolog, seperti Lisa Damour dan Dacher Keltner, untuk memastikan penggambaran emosi remaja yang akurat. Pixar juga melibatkan sembilan remaja sebagai “Riley’s Crew” untuk memberikan masukan tentang kehidupan remaja modern.
- Desain Karakter: Emosi baru dirancang dengan cermat untuk mencerminkan sifat mereka, misalnya Anxiety dengan rambut berantakan dan Embarrassment yang selalu berusaha bersembunyi.
- Keberhasilan Komersial: Inside Out 2 meraup $1,699 miliar di seluruh dunia, menjadi film animasi terlaris sepanjang masa hingga Februari 2025, mengalahkan Frozen II.
- Penghargaan: Film ini mendapat nominasi untuk Best Animated Feature di berbagai penghargaan, termasuk Golden Globes dan Academy Awards, serta pujian kritis dengan skor 91% di Rotten Tomatoes.
Inside Out 2 adalah sekuel yang sukses melanjutkan warisan film pertamanya dengan cerita yang lebih dalam tentang kompleksitas emosi remaja. Dengan animasi memukau, pengisi suara yang luar biasa, dan pesan yang relevan untuk semua usia, film ini mengajak penonton untuk memahami pentingnya menerima semua aspek diri, termasuk ketidaksempurnaan. Cocok ditonton bersama keluarga, Inside Out 2 menghibur sekaligus memberikan wawasan tentang kesehatan mental dan pertumbuhan pribadi.
Lihat Film Lain
Community Rating




