Engine of Chaos

Dari tangan kreatif Bitrot Games, lahirlah Engine of Chaos — sebuah game Aksi, Indie yang diterbitkan oleh Bitrot Games dan dirilis pada 1 Jul, 2026.

Dari sisi permainan, Ride. Die. Upgrade. Repeat. Engine of Chaos is a top-down action roguelite where your only hope is a heavily armed train barreling through a world overrun by the dead and worse. Strap turrets, flamethrowers, rocket launchers, tesla coils, and plasma cannons to your carriages. Keep the engine fueled. Keep moving. Stop and you’re dead. Build Your War Machine Collect and attach over 20 carriage types to your train. Each one changes how you fight. Stack flak cannons for crowd control, load up on…

Harga: S$1.25. Untuk memainkan game ini, dibutuhkan spesifikasi minimum sebagai berikut: OS: Windows 10 (64-bit) Processor: Intel Core i3 Memory: 4 GB RAM Graphics: NVIDIA GTX 960 DirectX: Version 11 Sumber: Steam — https://store.steampowered.com/app/4442280/

S
Screen Score Editor Review
3.0 ★★★★★

Engine of Chaos adalah game yang mengisahkan perjuangan seorang karakter utama melawan sistem korup di dunia balap liar. Ceritanya cepat, penuh adrenalin, dengan balapan mobil modifikasi dan intrik kekuasaan. Cocok untuk remaja usia 15 tahun ke atas, karena tema dan kontennya cukup gelap. Pesan positifnya, game ini mengajarkan tentang ketekunan, strategi, dan pentingnya memilih sekutu yang tepat. Anak-anak bisa belajar bahwa perjuangan melawan ketidakadilan butuh kecerdasan, bukan hanya kekuatan. Tapi, ada banyak hal yang perlu orang tua waspadai. Kekerasan fisik dan verbal cukup sering muncul, seperti perkelahian jalanan dan ancaman. Adegan merokok dan konsumsi alkohol juga terlihat di beberapa scene, meski tidak glamor. Bahasa kasarnya lumayan sering, dengan kata-kata makian yang tidak pantas untuk anak di bawah 15 tahun. Untungnya, tidak ada adegan seksual sama sekali. Dari segi keberagaman, karakter cukup variatif dari segi ras dan gender, meski masih didominasi laki-laki. Kesimpulannya, saya rekomendasikan game ini untuk remaja 15+ dengan pengawasan orang tua, karena pesan positifnya bisa diambil asal anak sudah cukup dewasa. Tapi untuk anak di bawah 15, lebih baik hindari dulu.

About Writer