Jaleco Sports: Bases Loaded 2

Jaleco Sports: Bases Loaded 2 merupakan game Aksi, Simulasi, Olahraga yang dikembangkan oleh Sickhead Games dan diterbitkan oleh Rock It Games. Dirilis pada 1 Jul, 2026, game ini telah menjadi bagian dari katalog Steam.

Dalam hal mekanisme bermain, Bases Loaded 2 comes out swinging featuring an all new 3-D perspective, custom teams, the player performance system, and classic arcade-style gameplay. These NES™ & Super NES™ favorites bring fast-paced fun. Play a full season or a quick game – step up to the plate and swing for the fences today! A world championship rides on every pitch, and one wrong move can end your season. Bases Loaded II: Second Season / Moero!! Pro Yakyū ’88 Kettei Ban (NES™, 1988 – 1990) – All new retro graphics…

Harga: S$10.25. Spesifikasi minimum: Requires a 64-bit processor and operating system OS: Windows 10 Processor: Intel Core series or AMD equivalent Memory: 1 GB RAM DirectX: Version 11 Storage: 100 MB available space Sumber: Steam — https://store.steampowered.com/app/3428090/

S
Screen Score Editor Review
4.0 ★★★★★

Buat yang kangen game baseball klasik, Bases Loaded 2 ada di Nintendo Switch. Ceritanya standar: kita jadi tim baseball lawan tim lain. Anak-anak pasti suka karena gamenya seru dan kompetitif. Tapi perlu diingat, ini game balapan skor, bukan simulasi rumit. Cocok untuk usia 10+ karena kontrolnya butuh koordinasi mata dan tangan. Pesan positifnya anak belajar sportifitas, kerja sama tim, dan pantang menyerah meski ketinggalan poin. Sayangnya, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai. Adegan kekerasan ringan seperti benturan fisik antar pemain saat sliding atau tabrakan di base, tapi nggak ada darah. Dialognya standar, nggak ada kata kasar. Nggak ada unsur seksual. Namun, ada beberapa tim dengan maskot yang mungkin bermasalah, misalnya tim Indian dengan stereotip budaya asli Amerika. Keberagaman pemain juga kurang, mayoritas putih. Secara keseluruhan, game ini aman untuk anak 10+ dengan pengawasan orang tua, terutama untuk membahas representasi budaya.

About Writer