Jun Ji-hyun Buka Suara Soal Perannya di ‘Colony’ dan Pujian Atas Kecantikannya

Aktris papan atas Jun Ji-hyun baru-baru ini berbicara secara terbuka mengenai pujian luas yang diterimanya terkait penampilannya dalam film thriller zombi terbaru, “Colony”. Dalam sebuah wawancara, ia mengaku terkejut dengan respons positif dari para penonton. “Tidak ada niat sama sekali, jadi sangat tidak terduga bahwa orang-orang merespons sepositif itu,” ungkapnya. Jun menjelaskan bahwa ia hanya mengenakan celana jins dan kaus putih tanpa upaya khusus untuk terlihat menonjol, karena fokus utama seluruh kru di lokasi syuting adalah pada narasi cerita.

Meskipun ia masih memiliki keinginan untuk mengambil peran laga di masa depan, Jun memiliki prinsip untuk menghindari adegan aksi yang terlalu mencolok dalam film ini. Ia berpendapat bahwa sebagai seorang profesor bioteknologi bernama Se-jeong, akan terasa canggung jika karakternya tiba-tiba mahir bela diri. Pendekatan realistis ini dipilih untuk menampilkan Se-jeong bukan sebagai pahlawan super, melainkan sosok yang relevan dan mampu menjadi jangkar dalam membimbing orang-orang di tengah kekacauan, tanpa perlu menunjukkan adegan pertarungan yang berlebihan melawan para zombi.

Keputusannya untuk bergabung dalam proyek ini didorong oleh naskah yang menawarkan pendekatan berbeda dari film zombi tradisional, serta kepercayaannya yang mendalam terhadap sutradara Yeon Sang-ho. Jun mengaku telah menonton semua film dan serial karya sutradara tersebut dan sudah membulatkan tekad untuk menerima peran bahkan sebelum membaca naskahnya. Pengalaman syuting yang ceria dan nyaman bersama sutradara yang humoris membuat Jun semakin menyadari mengapa banyak aktor ingin terus bekerja sama dengan Yeon, dan ia pun menumbuhkan keinginan yang sama untuk bergabung dalam proyek sutradara tersebut berikutnya.

Sumber: The Korea Times

About Writer

digitalMamaID menghadirkan Screen Score sebagai wadah bagi orang tua untuk mereview konten digital anak. Ulasan dan penilaian ini akan menjadi panduan yang berharga bagi orangtua lainnya dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Artikel Terpopuler