Biografi Daniel Lasker

Daniel McGregor Lasker (lahir 2 Maret 1999) adalah aktor, sutradara, produser, penulis, sinematografer, dan editor asal Zimbabwe yang kini sedang naik daun di panggung internasional. Pada usia 27 tahun (per 2026), ia dikenal karena peran Furfur di serial HBO Raised by Wolves (2020–2022) dan peran Mr. 9 di One Piece Season 2 Netflix (2026). Ia juga pionir filmmaking Zimbabwe dengan menciptakan film sci-fi berbahasa Ndebele pertama di negaranya.

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Daniel lahir dan dibesarkan di Bulawayo, Zimbabwe. Ia bersekolah di Whitestone Primary School lalu Petra High School, di mana ia menjabat sebagai Headboy (ketua siswa). Keluarganya termasuk dua saudara perempuan bernama Caroline dan Melina Queiroz — fakta yang jarang diketahui karena nama mereka terdengar berasal dari keturunan Portugis atau campuran, menunjukkan latar belakang multikultural di tengah masyarakat Zimbabwe.

Sejak kecil, Daniel sudah bermimpi tampil di film Hollywood besar. Saat itu industri film Zimbabwe hampir tidak ada, jadi ia belajar otodidak filmmaking dan fotografi (kemungkinan besar lewat YouTube dan trial-error). Pada usia 17 tahun (2016), ia sudah menyutradarai short film pertamanya. Mata hijaunya yang khas dan suara baritonnya juga menjadi aset unik di dunia acting.

Awal Karier: Membuat Sejarah di Zimbabwe

Daniel mulai karier di usia 17 tahun dengan menyutradarai, menulis, memproduksi, menyunting, dan mengambil gambar short film The Way It Is (2016) bersama Nigel Ndlovu. Impresi Joker-nya yang diunggah ke YouTube langsung menarik perhatian lokal.

Short filmnya yang lain:

  • The Walk (2017)
  • Red Maraiah (2018)
  • The Man (2019) — memenangkan Best Cinematography di Four River Film Festival (Kroasia) dan Best Film + Best Director di Roil Bulawayo Arts Awards 2019.

Puncaknya adalah The Signal (2022): short film sci-fi berbahasa Ndebele pertama di Zimbabwe (bahkan pertama di Afrika untuk genre ini dalam bahasa lokal). Awalnya script berbahasa Inggris, tapi Daniel memutuskan ganti ke Ndebele agar lebih autentik. Ia sendiri tidak fasih berbahasa Ndebele (hanya bisa menyapa dan mengerti sebagian), tapi saat directing ia fokus pada ekspresi wajah dan energi aktor. Film ini tayang perdana di Zimbabwe Academy of Music, memenangkan Best Short Film di Zimbabwe International Film Festival (ZIFF), New York Sci-Fi Festival, FilmQuest Utah, dan Brooklyn SciFi Film Festival.

Pada 2023, ia debut feature film sebagai sutradara, penulis, produser, dan aktor utama lewat horror-thriller Hidden Within (difilmkan di Bulawayo). Ceritanya tentang seorang wanita muda pulang ke Zimbabwe karena ayahnya sakit, lalu terungkap rahasia mengerikan tentang hilangnya penduduk lokal.

Fakta menarik: Semua proyek awalnya dibuat dengan budget sangat rendah dan tim kecil tapi passionate. Daniel pernah bilang, “Pilih tim yang paham visi, meski kecil, kalian bisa buat sesuatu yang luar biasa.”

Karier Akting Internasional

Daniel meledak lewat peran recurring Furfur di Raised by Wolves (HBO Max, produksi Ridley Scott) — muncul di 10 episode. Ia juga bermain di:

  • Vagrant Queen (Syfy) sebagai teen Lazaro
  • Our Girl (BBC One)
  • Noughts + Crosses Season 2 (BBC One) sebagai Merrick Aldrich
  • Abraham Lincoln (History Channel) sebagai Robert Lincoln (putra Abraham Lincoln). Ia pakai kumis palsu yang “sangat tidak nyaman” tapi tetap excited karena bisa pakai aksen Amerika dan bertemu “Lincoln” secara langsung — sampai merinding!

Short film acting-nya termasuk Red Maraiah (sebagai Axel), Boy on Dreams, The Unexpectables, G.O.A.T, dan The Telling Room (2020, feature fantasy Zimbabwe pertama, sebagai Magician).

Pada 2025 ia bermain di indie film London Calling (bersama Josh Duhamel dan Aidan Gillen) sebagai Barnabus, serta memerankan Ariel (sprite) dalam pentas Shakespeare The Tempest di Maynardville Open-Air Theatre, Cape Town.

Puncak Terbaru: Mr. 9 di One Piece Season 2 (2026)

Pada Maret 2026, One Piece Season 2 tayang perdana di Netflix (10 Maret). Daniel berperan sebagai Mr. 9, agen flamboyan dari organisasi kriminal Baroque Works. Karakternya pakai mahkota, kostum pangeran, dan dua pemukul bisbol logam. Meski tidak punya kekuatan Devil Fruit, penampilan Daniel penuh energi teatrikal dan akrobatik — banyak penonton bilang ia “membuat karakter minor ini jadi memorable dan charismatic”.

Fakta super langka yang jarang diketahui: Daniel sudah menjadi penggemar berat One Piece anime sejak kecil! Casting ini adalah “mimpi yang jadi nyata” baginya. Ia bahkan hadir di LA Premiere dan acara fan event “One Piece: Into the Grand Line”.

Penghargaan dan Pengakuan

  • 4 Bulawayo Arts Awards (Outstanding Director, Outstanding Film, Actress, Actor)
  • Mewakili Zimbabwe di World Championships of Performing Arts 2017 di Hollywood (usia 17 tahun)
  • Pada usia 18 tahun sudah disebut “salah satu filmmaker Zimbabwe paling menjanjikan”
  • Short filmnya diputar di festival internasional dan shortlisted Hollywood Silverscreen Festival 2019

Inspirasi dan Pelajaran Hidup

Daniel mengidolakan Peter Jackson, Martin Scorsese, dan Bong Joon-ho. Dari proyek internasional ia belajar: “Di set besar, semua orang menghargai waktu dan pekerjaan. Tidak ada yang datang terlambat — waktu adalah segalanya.”

Ia percaya orang Zimbabwe punya bakat acting luar biasa karena “kemauan keras dan kemampuan beradaptasi”.

Fakta Menarik yang Sangat Jarang Diketahui

  1. Ia bisa main Native American Flute dan Ukulele, plus trained basic sword-fighting dan Bo-Staff Spinning.
  2. Hobi lain: Berenang, naik kuda (basic), fotografi, dan directing.
  3. Tinggi 183 cm, suara bariton, mata hijau, zodiak Pisces.
  4. Saat syuting Abraham Lincoln, ia merinding saat berdiri di depan aktor Lincoln berpakaian lengkap — “seperti bertemu orang asli dari masa lalu”.
  5. The Signal dibuat dalam Ndebele karena “bahasa itu terdengar indah dan menambah dimensi” — meski Daniel tidak fasih.
  6. Ia punya perusahaan produksi sendiri: CrossLine Pictures.
  7. Pada 2025 ia resmi bergabung dengan agensi ternama Innovative Artists (Hollywood) dan dikelola Robert Stein Management — langkah besar menuju karier global.
  8. Ia pernah bilang Zimbabwean film industry sedang berkembang pesat, dan ia ingin terus ciptakan genre baru yang “belum pernah dilihat orang”.

Daniel Lasker adalah contoh sempurna bagaimana talenta dari negara tanpa industri film kuat bisa menembus Hollywood dan Netflix. Dari belajar otodidak di Bulawayo hingga menjadi Mr. 9 di One Piece dan sutradara feature film, ia terus membuktikan bahwa mimpi besar bisa dimulai dari nol. Dengan energi, dedikasi, dan passion-nya, kita pasti akan melihat nama “Daniel Lasker” semakin sering di layar besar dan kecil di masa depan. Jika kamu penggemar One Piece atau sci-fi Zimbabwe, wajib tonton karya-karyanya!

 

Cast :