Askeladd (アシェラッド / Asheraddo) adalah salah satu karakter paling ikonik, kompleks, dan dianggap sebagai salah satu antagonis/deuteragonis terbaik dalam sejarah anime/manga. Dia muncul sebagai pemimpin mercenary Viking yang karismatik tapi kejam di arc pertama (War Arc/Prologue), tapi seiring cerita berjalan, lapisan demi lapisan kepribadiannya terbuka, membuatnya jauh lebih dari sekadar “penjahat biasa”.
Nama asli: Lucius Artorius Castus
Julukan: Askeladd (artinya “Ashen Lad” atau “Anak Berabu”, karena masa kecilnya selalu kotor abu dari pekerjaan pandai besi dan kotoran hewan)
Usia saat kematian: Sekitar 33 tahun (tapi terlihat jauh lebih tua karena kehidupan keras)
Keturunan: Setengah Denmark (Viking) – Setengah Welsh (Britania)
Status dalam cerita: Antagonis utama arc perang → Mentor gelap Thorfinn → Pengorbanan tragis untuk tujuan lebih besar
Kematian: Dibunuh oleh Canute setelah dia sendiri membunuh Raja Sweyn (tahun ~1014 dalam cerita)
Masa Kecil & Asal-usul yang Jarang Diketahui
Askeladd lahir sebagai anak haram dari Olaf (seorang kepala suku Viking kejam) dan Lydia, seorang budak wanita Welsh keturunan bangsawan. Ibunya adalah keturunan budak yang diambil paksa saat penaklukan Viking ke Wales.
Fakta menarik yang jarang dibahas:
- Nama Lucius Artorius Castus diberikan ibunya karena Lydia sangat mengagumi legenda Lucius Artorius Castus (tokoh Romawi abad ke-2 yang oleh sebagian sejarawan dianggap sebagai inspirasi asli King Arthur). Jadi Askeladd secara fiksi adalah keturunan langsung “Raja Arthur” versi Vinland Saga.
- Sebagai anak budak, dia dibenci saudara-saudara tirinya dan ayahnya. Ibunya diperlakukan seperti hewan (dimasukkan ke kandang kuda setelah Olaf bosan).
- Julukan “Askeladd” bukan nama keren, melainkan ejekan karena badannya selalu penuh abu dan kotoran kuda saat bekerja sebagai budak anak di bengkel besi.
- Di usia remaja (sekitar 14 tahun), dia kembali ke Wales, tapi malah melihat desanya hancur dan ibunya hampir mati karena sakit. Di sinilah kebenciannya terhadap orang Denmark/Viking mencapai puncak.
Pembunuhan Pertama & Kebangkitan
Salah satu momen paling gelap tapi jenius:
- Askeladd kecil menyusup ke kehidupan ayahnya Olaf, pura-pura patuh, membangun kepercayaan, lalu membunuh Olaf di tempat tidur dengan dingin saat ayahnya lengah.
- Setelah itu, dia membunuh hampir seluruh keluarga ayahnya (kecuali beberapa) untuk membebaskan ibunya dan mengambil alih kekuasaan kecil-kecilan.
- Ini menunjukkan sifatnya yang sangat calculating sejak kecil — bukan pembunuh impulsif, tapi pembunuh yang merencanakan bertahun-tahun.
Kepribadian & Kemampuan Tersembunyi
- Kekuatan utama bukan pedang, tapi otak: Dia bisa membaca karakter seseorang hanya dari ekspresi wajah. Dia selalu 5–10 langkah di depan lawan.
- Dia benci orang Denmark (termasuk dirinya sendiri yang setengah Denmark). Dia memimpin pasukan Viking tapi menganggap mereka “binatang” dan “bodoh”.
- Dia percaya legenda Avalon (surga Arthurian) dan ingin melindungi Wales dari penaklukan Denmark — inilah motivasi tersembunyi sebenarnya.
- Dia adalah dark mentor bagi Thorfinn: Mengajarkan “kemarahan adalah alat”, tapi sebenarnya ingin Thorfinn keluar dari lingkaran balas dendam.
- Di akhir hidupnya, dia memilih mati di tangan Canute agar Canute naik tahta — karena dia yakin Canute (bukan Sweyn) adalah satu-satunya yang bisa menghentikan kekacauan Viking dan melindungi Britania (termasuk Wales).
Fakta Menarik yang Benar-Benar Jarang Diketahui
- Nama “Askeladd” diambil dari tokoh dongeng Norwegia Askeladden (Ash Lad) — anak bungsu yang dianggap bodoh tapi selalu menang dengan kecerdasan dan trik, bukan kekuatan.
- Inspirasi backstory-nya dari Olaf the Peacock (kepala suku Islandia nyata ~908–1006), anak budak wanita asing yang naik jadi orang penting.
- Dia tidak pernah menganggap dirinya pahlawan. Bahkan di akhir, dia bilang dia hanya “lelaki yang ingin melakukan apa yang harus dilakukan”.
- Di Valhalla (visi Thorfinn), Askeladd duduk sendirian di atas, mengamati para pejuang gila darah dengan tatapan jijik dan sedih — dia sadar dia “binatang perang” yang terkutuk selamanya di alam itu.
- Makoto Yukimura (penulis) sendiri bingung saat menulis kematiannya: Askeladd yang seharusnya antagonis malah jadi figur ayah kedua bagi Thorfinn di detik-detik terakhir.
- Dia bisa membunuh beberapa orang sekaligus dengan mudah, tapi jarang pakai kekuatan penuh — lebih suka manipulasi.
- Desain armor dadanya bergaya Romawi — petunjuk halus sejak awal tentang warisan “Artorius”-nya.
Warisan & Akhir Cerita (Tanpa Spoiler Arc Akhir)
Meski Askeladd mati di akhir arc pertama (sekitar episode 48 anime / chapter ~54 manga), pengaruhnya berlanjut hingga chapter terakhir manga (chapter 220, tamat Juli 2025). Thorfinn terus dihantui kata-kata dan tindakan Askeladd, terutama pesan terakhirnya:
“Be a true warrior… son of Thors.”
Askeladd bukan sekadar penjahat atau anti-hero. Dia adalah cerminan zaman brutal di mana kecerdasan, pengkhianatan, dan pengorbanan bercampur jadi satu. Banyak fans menganggapnya sebagai karakter terbaik dalam Vinland Saga — kejam, tragis, jenius, dan pada akhirnya… sangat manusiawi.
Itulah Askeladd — dari budak berlumur abu menjadi legenda yang mengubah arah sejarah Viking dalam cerita.

