
Raditya Dika
Home » Raditya Dika
Aktor di
Karier Raditya Dika dimulai pada sekitar 2005 saat ia membuat blog pribadi yang berisi cerita-cerita lucu dan absurd tentang kehidupan sehari-hari, terutama pengalaman kuliah di Australia. Blog tersebut viral di era internet awal Indonesia, dan pada 2005 ia menerbitkan buku pertama berjudul Kambing Jantan—yang langsung menjadi fenomena dan best-seller. Buku ini dianggap sebagai salah satu pionir genre non-fiksi humor atau cerpen blog di Indonesia, membuka jalan bagi banyak penulis muda.
Beberapa buku lain yang populer:
- Cinta Brontosaurus (2006)
- Manusia Setengah Salmon (2010)
- Marmut Merah Jambu (2007)
- Koala Kumal (2015)
- Ubur-Ubur Lembur (2018)
- Timun Jelita (2024)
Fakta menarik yang jarang diketahui: Kambing Jantan bukan sekadar cerita lucu, tapi juga mencerminkan realitas homesick dan culture shock mahasiswa Indonesia di luar negeri—banyak pembaca merasa “itu gue banget” karena kejujuran dan detail kecil yang relatable.
Transisi ke Stand-Up Comedy, Film, dan YouTube
Setelah sukses sebagai penulis, Raditya Dika mulai tampil stand-up comedy sekitar akhir 2000-an, menjadi salah satu komika awal yang membawa gaya storytelling personal (bukan hanya lelucon slapstick). Ia juga merambah dunia film sebagai aktor dan sutradara, dengan beberapa karya yang cukup ikonik seperti adaptasi bukunya sendiri.
Beberapa film/sutradara karyanya:
- Kambing Jantan (film adaptasi, meski tidak sepopuler bukunya)
- Marmut Merah Jambu
- Koala Kumal
- Single
- Asap (sutradara)
- Timun Jelita (2024) dan sekuelnya Timun Jelita 2 (2025)
Di YouTube, channel Raditya Dika (@radityadika) memiliki lebih dari 11,2 juta subscriber dan total view mencapai 2 miliar (data terakhir 2025). Kontennya beragam: vlog keluarga, stand-up spesial, behind-the-scenes filmmaking, hingga cerita aneh sehari-hari. Ia dikenal sebagai salah satu pionir virality organik di Indonesia—sebelum era TikTok dan algoritma kuat, ia sudah membangun audiens jutaan hanya lewat kata-kata dan cerita.
Fakta menarik yang tidak banyak orang tahu:
- Ia pernah mengaku dalam wawancara bahwa salah satu motivasi besarnya adalah membantu komika junior dengan mengajak mereka tampil atau berkolaborasi, meski mereka minim jam terbang—banyak komika mengakui Radit sebagai “pintu masuk” industri.
- Raditya Dika termasuk yang jarang mengejar tren viral semata; ia lebih fokus pada storytelling jangka panjang dan konten yang timeless, meski di era konten pendek.
- Ia sempat berbagi tips manajemen keuangan untuk anak muda di acara Universitas Gadjah Mada (2025), menekankan menghindari FOMO culture dan pendekatan healthy YOLO—menunjukkan sisi edukatifnya yang jarang diekspos.
Biography
Raditya Dika, yang nama aslinya Dika Angkasaputra Moerwani Nasution, adalah salah satu tokoh kreatif paling berpengaruh di Indonesia. Lahir di Jakarta pada 28 Desember 1984, ia kini berusia 41 tahun (per 2026). Ia dikenal sebagai penulis, komedian stand-up, sutradara, aktor, YouTuber, dan kreator konten digital yang memulai kariernya dari era blog hingga menjadi ikon multimedia modern.
Awal Hidup dan Pendidikan
Raditya Dika adalah anak sulung dari lima bersaudara, anak pasangan Joeslin Nasution dan Tetty Nasution. Ia menempuh pendidikan SMA di SMU 70 Bulungan, Jakarta. Setelah itu, ia melanjutkan studi S1 di University of Adelaide, Australia—pengalaman inilah yang kemudian diabadikan dalam buku debutnya yang fenomenal.
Menariknya, meski terkenal sebagai komika dan entertainer, Raditya Dika sebenarnya memiliki latar belakang akademik yang cukup serius: ia menyelesaikan gelar Magister (S2) Ilmu Politik di Universitas Indonesia. Banyak orang tidak tahu bahwa ia sempat memilih jalur akademik formal sebelum akhirnya terjun penuh ke dunia kreatif dan hiburan.
Kehidupan Pribadi dan Keluarga
Raditya Dika menikah dengan Anissa Aziza (aktris dan presenter) pada 5 Mei 2018, setelah pacaran selama sekitar 5 tahun. Pernikahan mereka kini memasuki tahun ke-7 (per 2025) dan dikenal harmonis serta low-key.
Mereka dikaruniai dua anak:
- Alinea Ava Nasution (lahir 6 Mei 2019)
- Aksara Asa Nasution (lahir 3 November 2020)
Fakta menarik yang jarang dibahas publik: Pasangan ini sengaja merahasiakan wajah anak-anak mereka di media sosial (sering hanya menunjukkan dari belakang atau crop), dengan alasan ingin anak menikmati masa kecil tanpa tekanan publik dan menghargai privasi keluarga. Konten keluarga mereka lebih fokus pada momen lucu parenting daripada ekspos wajah.
Warisan dan Pengaruh
Raditya Dika sering disebut sebagai pionir kreator digital Indonesia—dari blogger → penulis best-seller → komika → sutradara → YouTuber. Ia membuktikan bahwa cerita personal yang jujur bisa menjadi bisnis besar tanpa harus mengikuti tren sesaat.
Di usia 41 tahun (2026), ia masih aktif berkarya, termasuk stand-up spesial seperti “Cerita Anehku”, podcast, dan proyek film terbaru. Banyak yang tidak tahu bahwa di balik image kocaknya, Radit punya sisi reflektif dan bijak—ia sering berbagi life lessons, termasuk di ulang tahun ke-40-nya (2024-2025), tentang prioritas hidup, keluarga, dan keseimbangan karier.
Secara keseluruhan, Raditya Dika bukan hanya entertainer, tapi juga bukti bahwa passion + konsistensi bisa mengubah seseorang dari mahasiswa biasa menjadi salah satu nama terbesar di industri kreatif Indonesia.






