Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank
blank

Pocong Rumah Angker

Sinopsis Film “Pocong Rumah Angker” (2010)
Film horor-komedi Indonesia ini disutradarai oleh Nayato Fio Nuala (atau Koya Pagayo di beberapa sumber) dan dibintangi Donita, Zaki Zimah, Pamela Bowie, serta Krisna Patra.Cerita berpusat pada Zaki, Joana, dan Reni (ada juga menyebut Debby/Ipung di beberapa bagian), sekelompok kontributor berita online yang sedang mencari bahan cerita seram. Atas saran Joana, mereka mendatangi sebuah rumah kosong yang terkenal angker karena pernah jadi tempat pembuangan dan penguburan mayat dalam kasus kriminal. Mereka berniat merekam situasi bangunan itu menggunakan handycam.Di sana, Joana tanpa sengaja menemukan payung usang dan membukanya di dalam rumah. Zaki langsung panik karena menurut kepercayaan, membuka payung di tempat angker bisa memanggil makhluk halus. Tak lama kemudian, mereka mulai diganggu penampakan hantu: mulai dari sosok wanita penari jaipong yang cantik, hingga berubah menjadi pocong yang menyeramkan. Gangguan ini terus berlanjut bahkan hingga ke kehidupan sehari-hari mereka, membuat mereka ketakutan.Akhirnya, Joana dan Debby bertemu seorang kakek misterius di rumah angker tersebut. Kakek itu memberi petunjuk bahwa arwah penari jaipong (yang kadang menjelma pocong) akan berhenti mengganggu setelah mendapatkan barang berharga yang hilang dari tubuhnya. Dari situ, mereka berusaha mencari tahu rahasia di balik teror tersebut, termasuk mengunjungi orang-orang terkait untuk memecahkan misteri dan melepaskan kutukan pocong.Film ini menggabungkan elemen horor (penampakan hantu, pocong, jumpscare) dengan sentuhan komedi khas film horor Indonesia era 2010-an, terutama lewat akting Zaki Zimah yang banyak memberikan ekspresi lucu dan reaksi berlebihan.
Kecocokan untuk Tontonan Anak
Tidak cocok sama sekali untuk anak-anak, terutama anak di bawah usia 15 tahun. Alasannya:

  • Genre utama adalah horor dengan tema hantu pocong, penari jaipong berubah jadi mayat berbalut kain kafan, penampakan menyeramkan, dan lokasi angker (rumah bekas tempat pembunuhan/penguburan mayat).
  • Ada jumpscare, suasana gelap menyeramkan, serta elemen supranatural yang bisa menakutkan anak kecil.
  • Klasifikasi resmi film ini 17+ (dewasa) sesuai data dari Indonesian Film Center dan sumber lain.
  • Meskipun ada unsur komedi, bagian horornya tetap dominan dan tidak dirancang untuk penonton anak (bukan seperti film horor ringan atau kartun).

Lebih aman untuk remaja atas atau dewasa yang suka film horor lokal ringan. Kalau untuk anak, jauh lebih baik pilih film animasi atau petualangan keluarga yang positif.

This content is restricted!

Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.

Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank