
Alden Ehrenreich
Home » Alden Ehrenreich
Aktor di
Film Utama:
- Tetro (2009) – sebagai Bennie
- Twixt (2011) – sebagai Flamingo
- Beautiful Creatures (2013) – sebagai Ethan Wate
- Stoker (2013) – sebagai Whip Taylor
- Blue Jasmine (2013) – sebagai Danny Francis
- Hail, Caesar! (2016) – sebagai Hobie Doyle
- Rules Don’t Apply (2016) – sebagai Frank Forbes
- The Yellow Birds (2017) – sebagai Brandon Bartle
- Solo: A Star Wars Story (2018) – sebagai Han Solo
- Cocaine Bear (2023) – sebagai Eddie
- Fair Play (2023) – sebagai Luke
- Oppenheimer (2023) – sebagai Ajudan Senat (Lewis Strauss’s Aide)
Serial TV:
- Supernatural (2005) – 1 episode
- CSI: Crime Scene Investigation (2006) – 1 episode
- Brave New World (2020) – sebagai John the Savage (Pemeran Utama)
Biography
Alden Caleb Ehrenreich lahir pada 22 November 1989, di Los Angeles, California.
- Keluarga: Ia adalah putra tunggal dari Sari (seorang desainer interior) dan Mark Ehrenreich (seorang akuntan). Orang tuanya bercerai, dan ibunya kemudian menikah lagi dengan seorang ahli ortodontis. Ia dibesisikan dalam tradisi Yahudi Rekonstruksionis.
- Pendidikan: Ehrenreich menunjukkan minat pada akting sejak usia dini. Ia bersekolah di Crossroads School for Arts and Sciences di Santa Monica, sebuah sekolah yang juga dihadiri oleh banyak bintang masa depan lainnya. Setelah lulus SMA, ia pindah ke New York City untuk belajar teater di Universitas New York (NYU) di Gallatin School of Individualized Study. Ia tidak menyelesaikan gelarnya, memilih untuk fokus pada karir aktingnya.
- Kehidupan Percintaan: Ehrenreich dikenal sangat tertutup mengenai kehidupan pribadinya. Ia jarang membahas hubungan asmaranya di depan umum dan tidak aktif di media sosial utama, sehingga detail tentang kehidupan percintaannya sebagian besar tetap pribadi.
🎬 Karir Akting
Karir Ehrenreich memiliki salah satu kisah penemuan paling legendaris di Hollywood modern.
Penemuan oleh Spielberg:
Saat berusia 14 tahun, Ehrenreich membuat sebuah film komedi pendek yang diputar di acara bat mitzvah (upacara kedewasaan Yahudi) seorang temannya. Sutradara legendaris Steven Spielberg kebetulan hadir di acara tersebut. Spielberg terkesan dengan penampilan komedi Ehrenreich dan mengatur pertemuan untuknya dengan studio DreamWorks. Inilah yang secara efektif meluncurkan karirnya.
Awal Karir dan Terobosan:
Setelah beberapa peran tamu di serial TV seperti Supernatural dan CSI: Crime Scene Investigation, Ehrenreich mendapatkan terobosan besar pertamanya. Ia ditemukan (lagi) oleh sutradara legendaris lainnya, Francis Ford Coppola, yang memilihnya sebagai pemeran utama dalam film independen “Tetro” (2009). Ia kembali bekerja dengan Coppola dalam film “Twixt” (2011).
Kebangkitan Kritis:
Ehrenreich terus membangun reputasinya dalam film-film bergengsi. Ia beradu akting dengan Cate Blanchett dalam “Blue Jasmine” (2013) karya Woody Allen dan membintangi film gothic “Stoker” (2013) karya Park Chan-wook.
Puncaknya datang pada tahun 2016 ketika ia berperan sebagai Hobie Doyle dalam film komedi Coen Bersaudara, “Hail, Caesar!”. Penampilannya sebagai bintang koboi yang menawan namun tidak terlalu cerdas mencuri perhatian, terutama dalam adegan “Would that it were so simple” yang menjadi viral dan menuai pujian kritis luar biasa.
Menjadi Han Solo:
Berkat kesuksesannya di “Hail, Caesar!”, Ehrenreich mengikuti audisi untuk salah satu peran paling didambakan di Hollywood: Han Solo muda. Setelah proses audisi yang dilaporkan melibatkan ribuan aktor, ia secara resmi diumumkan sebagai pemeran utama “Solo: A Star Wars Story” (2018).
Film ini mengalami produksi yang bermasalah, termasuk pergantian sutradara di tengah jalan. Meskipun film tersebut tidak sukses secara komersial seperti yang diharapkan dan menuai ulasan beragam, penampilan Ehrenreich sendiri umumnya dipuji karena berhasil menangkap esensi karakter tanpa meniru Harrison Ford.
Era Pasca-Star Wars dan Kebangkitan:
Setelah “Solo”, Ehrenreich mengambil jeda sejenak sebelum kembali ke layar. Ia membintangi serial TV dystopian “Brave New World” (2020). Ia kemudian kembali ke film dengan peran-peran penting di tahun 2023, termasuk “Cocaine Bear”, film thriller psikologis “Fair Play”, dan perannya sebagai ajudan Senat dalam film biografi peraih Oscar, “Oppenheimer” karya Christopher Nolan.
🏆 Prestasi dan Penghargaan
Meskipun banyak dari penghargaannya berupa nominasi, pencapaian terbesarnya terletak pada pengakuan kritis atas penampilannya.
- Screen Actors Guild (SAG) Award (2024): Menang untuk Penampilan Luar Biasa oleh Pemeran dalam Film Layar Lebar sebagai bagian dari ansambel “Oppenheimer”.
- Critics’ Choice Movie Awards (2017): Nominasi untuk Aktor Terbaik dalam Komedi untuk “Hail, Caesar!”.
- San Diego Film Critics Society Awards (2016): Nominasi untuk Penampilan Komedi Terbaik untuk “Hail, Caesar!”.
- Pencapaian Casting: Mengalahkan ribuan pesaing untuk peran ikonik Han Solo dianggap sebagai pencapaian besar dalam industri.
✨ Fakta Menarik
- Mendirikan Grup Teater: Saat di NYU, ia ikut mendirikan grup teater dan film bernama “The Collectin”, di mana mereka menulis, menyutradarai, dan memproduksi karya mereka sendiri.
- “Would that it were so simple”: Adegan di “Hail, Caesar!” di mana karakternya (Hobie Doyle) berjuang untuk mengucapkan dialog sederhana dengan sutradara Ralph Fiennes, menjadi salah satu adegan paling berkesan dalam sinema tahun 2010-an.
- Restu Harrison Ford: Sebelum “Solo” dirilis, Ehrenreich makan siang dengan Harrison Ford. Ford kemudian secara mengejutkan muncul dalam sebuah wawancara pers Ehrenreich dan memberikan restu penuhnya, dengan bercanda menyuruh Ehrenreich untuk “keluar dari kursinya”.
- Pembaca Setia: Dia adalah seorang pembaca yang rajin, suatu sifat yang ia gunakan untuk mendalami perannya sebagai John the Savage di “Brave New World”, yang karakternya terobsesi dengan karya Shakespeare.
- Kecintaan pada Film Klasik: Ia adalah penggemar berat film klasik, yang membuatnya sangat cocok bekerja dengan sutradara seperti Coen Bersaudara, Francis Ford Coppola, dan Warren Beatty.






