Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank
blank

Only Fools and Horses

This content is restricted!

Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.

Ulasan “Only Fools and Horses”: Mahakarya Komedi yang Tak Lekang oleh Waktu

 

“Only Fools and Horses” bukanlah sekadar sitkom; ia adalah sebuah institusi budaya Inggris. Diciptakan oleh John Sullivan, serial yang tayang dari tahun 1981 hingga 2003 ini secara konsisten menduduki puncak daftar acara televisi terbaik sepanjang masa, dan alasannya sangat jelas.

Berlatar di Peckham, London Selatan, acara ini mengikuti kehidupan Trotter bersaudara: Derek “Del Boy” Trotter (diperankan dengan brilian oleh David Jason) dan adiknya, Rodney (Nicholas Lyndhurst). Del Boy adalah seorang pedagang pasar yang penuh angan-angan, optimis abadi, dan selalu punya skema “cepat kaya” yang hampir selalu gagal. Rodney, yang sering dipanggil “plonker” oleh Del Boy, lebih canggung, naif, dan sering kali menjadi korban dari ambisi kakaknya.

Bersama Kakek (dan kemudian Paman Albert), mereka menjalankan “Trotters Independent Traders” dari flat mereka yang sederhana, dengan harapan suatu saat nanti, “tahun depan kita akan menjadi miliuner!”

Apa yang Membuatnya Begitu Spesial?

  1. Karakter yang Ikonik dan Manusiawi: Kekuatan terbesar “Only Fools and Horses” terletak pada karakternya. Del Boy, dengan ungkapan Perancisnya yang salah kaprah (“Mange tout, mange tout!”) dan optimismenya yang tak tergoyahkan, adalah salah satu karakter komedi paling dicintai yang pernah ada. Rodney adalah penyeimbang yang sempurna. Karakter pendukung seperti Trigger yang polos, Boycie yang sombong, dan Paman Albert dengan cerita perangnya yang tak berkesudahan, semuanya menambah warna dan tawa yang khas.
  2. Humor Cerdas Berpadu Slapstick: Komedinya berlapis. Ada lelucon verbal yang cerdas, kesalahpahaman yang lucu, dan momen-momen slapstick legendaris yang akan membuat Anda tertawa terbahak-bahak. Adegan Del Boy jatuh melewati bar atau saat mereka mencoba membersihkan lampu kristal mahal adalah contoh komedi fisik yang sempurna dan tak terlupakan.
  3. Hati dan Drama di Balik Tawa: Ini yang membedakan “Only Fools and Horses” dari sitkom lainnya. Di balik semua skema dan lelucon, ada cerita tentang keluarga, loyalitas, kemiskinan, dan impian. Acara ini tidak takut untuk menjadi serius dan emosional. Ada momen-momen kesedihan, kehilangan, dan kehangatan tulus yang membuat penonton benar-benar peduli pada nasib keluarga Trotter.

 

Analisis Kecocokan untuk Penonton Anak-Anak

 

Meskipun merupakan tontonan yang luar biasa, “Only Fools and Horses” secara umum tidak direkomendasikan untuk penonton anak-anak kecil. Berikut adalah alasannya:

Alasan Mengapa Tidak Cocok:

  • Tema Dewasa: Acara ini secara rutin menampilkan tema-tema yang lebih cocok untuk orang dewasa. Pub adalah salah satu latar utama, sehingga konsumsi alkohol sering terlihat. Merokok juga umum dilakukan oleh para karakter. Selain itu, ada banyak humor yang bersifat sugestif dan innuendo seksual yang tidak akan dimengerti (dan tidak pantas) untuk anak-anak.
  • Bahasa: Meskipun tidak sekeras komedi modern, acara ini menggunakan umpatan ringan yang umum di Inggris pada masa itu (seperti “bloody”, “git”, “plonker”). Bahasa ini mungkin tidak sesuai untuk didengar anak-anak.
  • Pesan Moral yang Abu-Abu: Inti dari acara ini adalah upaya Del Boy untuk menjadi kaya dengan cara apa pun, sering kali dengan menjual barang palsu atau mengambil jalan pintas. Meskipun disajikan secara komedi, ini bukanlah contoh perilaku yang ideal untuk anak-anak.
  • Konteks Budaya dan Waktu: Sebagian besar humornya sangat terikat pada konteks sosial, politik, dan budaya Inggris tahun 1980-an. Anak-anak, terutama di luar Inggris, akan kesulitan memahami banyak referensi dan leluconnya.

Apakah Ada Aspek Positif untuk Anak?

Jika dilihat dari sudut pandang lain, ada nilai-nilai positif seperti pentingnya keluarga dan loyalitas. Ikatan antara Del Boy dan Rodney sangat kuat, dan mereka akan melakukan apa saja untuk satu sama lain. Humor fisiknya (slapstick) mungkin bisa dinikmati oleh anak yang lebih besar.

 

Kesimpulan dan Rekomendasi

 

“Only Fools and Horses” adalah sebuah mahakarya komedi yang wajib ditonton oleh orang dewasa dan remaja yang lebih tua. Humornya cerdas, karakternya tak terlupakan, dan ceritanya memiliki kedalaman emosional yang jarang ditemukan dalam sitkom.

Namun, karena tema dewasa, penggunaan bahasa, dan konteks yang rumit, acara ini tidak cocok untuk anak-anak.

Rekomendasi Usia: Acara ini lebih sesuai untuk penonton remaja akhir (sekitar 15 tahun ke atas) dan dewasa. Pada usia ini, penonton sudah lebih mampu memahami nuansa humor, membedakan konteks, dan tidak terpengaruh oleh aspek-aspek dewasanya. Menonton bersama orang tua bisa menjadi cara yang baik untuk memperkenalkan komedi klasik ini sambil memberikan penjelasan jika diperlukan.

Community Rating

blank
blank
blank
blank
blank