Stellar Blade™
Stellar Blade™, game aksi-petualangan yang dikembangkan oleh SHIFT UP Corporation, telah menarik perhatian para gamer di seluruh dunia dengan visual yang memukau dan pertarungan yang cepat. Namun, di balik popularitasnya, terdapat konten yang secara tegas tidak direkomendasikan untuk pemain di bawah umur.
Deskripsi Permainan
Stellar Blade™ membawa pemain ke dunia pasca-apokaliptik di mana Bumi telah ditinggalkan setelah dikuasai oleh makhluk mengerikan yang dikenal sebagai Naytiba. Umat manusia yang tersisa mengungsi ke sebuah koloni di luar angkasa. Pemain akan berperan sebagai Eve, seorang prajurit super yang dikirim kembali ke Bumi dalam misi untuk merebut kembali planet tersebut dan menyelamatkan umat manusia.
Permainan ini bergenre aksi-petualangan dengan elemen RPG. Pemain akan menjelajahi lingkungan yang hancur, menyelesaikan misi, dan terlibat dalam pertempuran jarak dekat yang intens melawan berbagai musuh. Sistem pertarungannya berfokus pada kombo serangan yang anggun namun brutal, kemampuan yang dapat dibuka, serta peningkatan senjata. Selain itu, pemain akan dihadapkan pada pertarungan bos epik yang menantang. Dari segi narasi, Stellar Blade™ menyajikan kisah dengan tema dewasa, alur cerita yang menggugah pikiran, dan pengungkapan emosional.
Kecocokan dengan Anak: Peringkat Dewasa dan Konten Sensitif
Berdasarkan sistem peringkat dari berbagai lembaga sensor game di seluruh dunia, Stellar Blade™ secara konsisten menerima peringkat untuk dewasa dan tidak cocok untuk anak-anak.
- ESRB (Entertainment Software Rating Board) di Amerika Utara memberikan peringkat “M” untuk “Mature 17+” (Dewasa 17 tahun ke atas). Alasan utama dari peringkat ini adalah adanya Darah dan Kekerasan (Blood and Gore), Bahasa Kasar (Language), Tema Sugestif (Suggestive Themes), dan Kekerasan (Violence).
- PEGI (Pan European Game Information) di Eropa memberikan peringkat “18”, yang berarti permainan ini hanya legal untuk dibeli oleh orang dewasa.
- Di Korea Selatan, negara asal pengembangnya, game ini juga mendapatkan peringkat 18+.
Konten spesifik yang membuat Stellar Blade™ tidak cocok untuk anak-anak meliputi:
- Kekerasan Grafis: Pertarungan dalam game ini digambarkan secara eksplisit. Terdapat efek muncratan darah yang sering terjadi saat menebas musuh. Beberapa adegan dan urutan pertempuran menampilkan gambar close-up dari penusukan, pemotongan anggota tubuh, dan pemenggalan kepala.
- Tema Sugestif dan Penampilan Karakter: Beberapa karakter perempuan dalam game, termasuk protagonis Eve, digambarkan dalam kostum yang terbuka dan ketat. Terdapat penekanan pada daya tarik seksual karakter, yang dianggap tidak pantas untuk audiens yang lebih muda.
- Bahasa Kasar: Dialog dalam permainan mengandung kata-kata umpatan.
- Tema Dewasa: Cerita dalam game ini mengangkat tema-tema kompleks dan kelam yang mungkin sulit dipahami dan tidak pantas untuk anak-anak, termasuk referensi bunuh diri dan penyiksaan.
Direktur game ini sendiri, Kim Hyung Tae, telah menyatakan bahwa Stellar Blade™ adalah game yang ditujukan untuk audiens dewasa. Dengan demikian, sangat disarankan bagi orang tua untuk mematuhi peringatan usia yang tertera dan tidak memberikan game ini kepada anak-anak.
Stellar Blade™ adalah game aksi petualangan dengan protagonis perempuan bernama Eve yang bertarung melawan makhluk alien untuk menyelamatkan bumi yang hancur. Ceritanya cukup gelap dan penuh pertarungan intens, cocok untuk remaja usia 17 tahun ke atas. Pesan positifnya tentang keberanian, ketekunan, dan melindungi sesama bisa diambil, tapi sayangnya diselipkan banyak adegan kekerasan brutal dengan darah dan animasi tebasan yang gamblang. Yang bikin saya khawatir sebagai orang tua adalah desain karakter Eve yang sangat seksual—pakaian ketat, angle kamera yang sering fokus ke tubuhnya, dan gerakan yang provokatif. Ini jelas tidak pantas untuk anak di bawah umur. Selain itu, dialognya kadang kasar dengan umpatan ringan, dan tidak ada konten merokok atau narkoba. Secara keberagaman, karakter didominasi ras tertentu, tidak terlalu inklusif. Saya tidak merekomendasikan game ini untuk anak-anak. Kalau remaja yang sudah cukup umur dan paham soal konten seksual serta kekerasan, boleh dengan pendampingan orang tua.




