
Community Rating






To Catch a Killer
This content is restricted!
Bantu kami mengulas konten yang pernah Mama tonton. Login di sini.
Sinopsis Lengkap Film “To Catch a Killer” (2023)
Latar Belakang dan Setting
“To Catch a Killer” adalah film thriller kriminal Amerika Serikat yang dirilis pada 20 April 2023, disutradarai oleh Damián Szifron, yang juga menulis naskah bersama Jonathan Wakeham. Film ini, awalnya berjudul Misanthrope, diproduksi oleh FilmNation Entertainment dan RainMaker Films, dengan durasi 119 menit. Berlatar di kota Baltimore, Maryland, pada malam Tahun Baru, film ini mengusung genre aksi, kriminal, dan drama dengan elemen thriller psikologis yang kuat. Dibintangi oleh Shailene Woodley sebagai Eleanor Falco, Ben Mendelsohn sebagai Geoffrey Lammark, serta aktor pendukung seperti Jovan Adepo dan Ralph Ineson, film ini mengeksplorasi tema kejahatan, kesehatan mental, dan moralitas dalam penegakan hukum.
“To Catch a Killer” adalah film thriller kriminal Amerika Serikat yang dirilis pada 20 April 2023, disutradarai oleh Damián Szifron, yang juga menulis naskah bersama Jonathan Wakeham. Film ini, awalnya berjudul Misanthrope, diproduksi oleh FilmNation Entertainment dan RainMaker Films, dengan durasi 119 menit. Berlatar di kota Baltimore, Maryland, pada malam Tahun Baru, film ini mengusung genre aksi, kriminal, dan drama dengan elemen thriller psikologis yang kuat. Dibintangi oleh Shailene Woodley sebagai Eleanor Falco, Ben Mendelsohn sebagai Geoffrey Lammark, serta aktor pendukung seperti Jovan Adepo dan Ralph Ineson, film ini mengeksplorasi tema kejahatan, kesehatan mental, dan moralitas dalam penegakan hukum.
Alur Cerita
Cerita dimulai pada malam Tahun Baru di Baltimore, saat suasana perayaan berubah menjadi horor akibat penembakan massal yang mengerikan. Seorang penembak jitu misterius memanfaatkan ledakan kembang api sebagai kamuflase untuk menargetkan warga sipil secara acak di berbagai pesta atap gedung. Serangan ini menewaskan lebih dari 20 orang tanpa pola atau motif yang jelas, meninggalkan polisi setempat dan FBI dalam kebingungan. Tidak ada petunjuk forensik yang signifikan, dan pelaku tampaknya menghilang tanpa jejak, menciptakan teror di seluruh kota.
Cerita dimulai pada malam Tahun Baru di Baltimore, saat suasana perayaan berubah menjadi horor akibat penembakan massal yang mengerikan. Seorang penembak jitu misterius memanfaatkan ledakan kembang api sebagai kamuflase untuk menargetkan warga sipil secara acak di berbagai pesta atap gedung. Serangan ini menewaskan lebih dari 20 orang tanpa pola atau motif yang jelas, meninggalkan polisi setempat dan FBI dalam kebingungan. Tidak ada petunjuk forensik yang signifikan, dan pelaku tampaknya menghilang tanpa jejak, menciptakan teror di seluruh kota.
Eleanor Falco (Shailene Woodley), seorang polisi muda Baltimore yang berbakat namun bergulat dengan masa lalu kelam dan masalah kesehatan mental, termasuk riwayat kecanduan, menjadi pusat cerita. Ketika menanggapi laporan penembakan, Eleanor menunjukkan naluri tajam dengan mengidentifikasi lokasi penembak, meskipun pelaku berhasil lolos. Kecerdasannya menarik perhatian Geoffrey Lammark (Ben Mendelsohn), kepala penyelidik FBI yang berpengalaman namun keras. Lammark merekrut Eleanor untuk bergabung dengan tim investigasi FBI, melihat potensi unik dalam intuisinya yang diasah oleh pengalaman pribadinya. Eleanor dipasangkan dengan detektif Jack McKenzie (Jovan Adepo) sebagai penghubung dengan polisi setempat.
Investigasi mengungkap bahwa pelaku adalah seorang pembunuh berantai yang cerdik, dengan pola perilaku tak terduga yang menyulitkan pengejaran. Eleanor, yang karakternya kompleks—menggabungkan ketangguhan dengan kerentanan emosional—menggunakan intuisinya untuk membaca pola psikologis pelaku. Namun, masa lalunya yang traumatis dan kondisi kejiwaannya menjadi tantangan tambahan, sering kali membuatnya berselisih dengan pendekatan Lammark yang lebih konvensional dan kaku. Ketegangan antara Eleanor dan Lammark memperkaya dinamika cerita, menyoroti perbedaan generasi, pengalaman, dan metode penegakan hukum.
Seiring penyelidikan berlanjut, tim menghadapi serangkaian teror penembakan di lokasi berbeda, yang semakin memperumit kasus. Eleanor mulai menduga bahwa pelaku memiliki motivasi yang lebih dalam, mungkin terkait dengan trauma atau kebencian terhadap masyarakat, yang mencerminkan beberapa pergulatan batinnya sendiri. Film ini secara perlahan menggali isu kesehatan mental, baik pada antagonis maupun protagonis, menunjukkan bagaimana trauma yang tidak terselesaikan dapat memengaruhi perilaku. Alur cerita yang “slow burn” ini membangun ketegangan melalui pengembangan karakter dan dialog yang efektif, bukan hanya aksi kejar-kejaran.
Saat tim semakin mendekati pelaku, Eleanor harus menghadapi “iblis” dalam dirinya sendiri—masa lalu kelam yang membuatnya gagal bergabung dengan FBI sebelumnya. Film ini tidak hanya berfokus pada perburuan pembunuh, tetapi juga mengeksplorasi tema moralitas, keadilan, dan harga kemanusiaan dalam dunia kepolisian. Tanpa twist yang rumit, cerita tetap memikat melalui penggambaran realistis tentang investigasi dan dampak psikologisnya pada karakter. Di klimaksnya, film ini mengajak penonton merenungkan apakah keadilan benar-benar tercapai dan bagaimana sistem penegakan hukum menangani isu kompleks seperti kesehatan mental dan politisasi jabatan.
Karakter Utama
- Eleanor Falco (Shailene Woodley): Polisi muda berbakat dengan masa lalu kelam, termasuk masalah kesehatan mental dan kecanduan. Intuisinya menjadi kunci dalam investigasi, tetapi kerentanannya menambah lapisan emosional pada karakternya.
- Geoffrey Lammark (Ben Mendelsohn): Agen FBI veteran yang tegas dan berpengalaman, sering kali bertentangan dengan pendekatan intuitif Eleanor, tetapi menghargai potensinya.
- Jack McKenzie (Jovan Adepo): Detektif yang menjadi penghubung antara Eleanor dan FBI, memberikan dukungan dalam investigasi.
- The Shooter (Ralph Ineson): Penembak jitu misterius yang cerdik, meninggalkan sedikit petunjuk dan menantang kemampuan tim investigasi.
Tema dan Gaya Sinematik
“To Catch a Killer” menonjol karena pendekatannya yang mendalam terhadap psikologi karakter, baik protagonis maupun antagonis. Film ini bukan sekadar thriller aksi, tetapi juga eksplorasi tentang trauma, obsesi, dan tanggung jawab moral dalam menghadapi kejahatan ekstrem. Visualisasi yang gelap dan atmosfer musim dingin Baltimore menciptakan suasana mencekam yang mendukung narasi. Meskipun beberapa kritikus menyebut alur ceritanya mengikuti formula thriller kriminal yang umum, akting Shailene Woodley dan Ben Mendelsohn dipuji karena menghidupkan karakter yang kompleks. Film ini diklasifikasikan untuk penonton usia 17+ karena mengandung kekerasan dan tema dewasa.
“To Catch a Killer” menonjol karena pendekatannya yang mendalam terhadap psikologi karakter, baik protagonis maupun antagonis. Film ini bukan sekadar thriller aksi, tetapi juga eksplorasi tentang trauma, obsesi, dan tanggung jawab moral dalam menghadapi kejahatan ekstrem. Visualisasi yang gelap dan atmosfer musim dingin Baltimore menciptakan suasana mencekam yang mendukung narasi. Meskipun beberapa kritikus menyebut alur ceritanya mengikuti formula thriller kriminal yang umum, akting Shailene Woodley dan Ben Mendelsohn dipuji karena menghidupkan karakter yang kompleks. Film ini diklasifikasikan untuk penonton usia 17+ karena mengandung kekerasan dan tema dewasa.
Kesimpulan
“To Catch a Killer” adalah thriller kriminal yang menegangkan dengan fokus pada investigasi pembunuhan berantai dan pergulatan batin seorang detektif muda. Dengan alur yang dibangun secara perlahan, film ini menawarkan ketegangan psikologis, pengembangan karakter yang kuat, dan refleksi tentang isu kesehatan mental serta moralitas dalam penegakan hukum. Bagi penggemar genre thriller yang menginginkan lebih dari sekadar aksi, film ini memberikan pengalaman sinematik yang intens dan menggugah pikiran. Film ini tersedia di Netflix dan telah ditayangkan di Bioskop Trans TV, menarik perhatian penonton dengan cerita yang penuh teka-teki dan emosi.
“To Catch a Killer” adalah thriller kriminal yang menegangkan dengan fokus pada investigasi pembunuhan berantai dan pergulatan batin seorang detektif muda. Dengan alur yang dibangun secara perlahan, film ini menawarkan ketegangan psikologis, pengembangan karakter yang kuat, dan refleksi tentang isu kesehatan mental serta moralitas dalam penegakan hukum. Bagi penggemar genre thriller yang menginginkan lebih dari sekadar aksi, film ini memberikan pengalaman sinematik yang intens dan menggugah pikiran. Film ini tersedia di Netflix dan telah ditayangkan di Bioskop Trans TV, menarik perhatian penonton dengan cerita yang penuh teka-teki dan emosi.
Lihat Film Lain
Produk Terkait
- Film
Kungfu Panda 1
- Film
The Wild
- Film
Big Hero 6
- Film
Tangled
Community Rating




